Matatelinga - Bandung, Federasi sepakbola terbesar di Asia ini datang untuk memantau wasit Handri Kristanto yang memimpin duel derby Bandung tersebut. Anggota Komite Wasit PSSI Jimmy Napitupulu mengatakan perwakilan dari AFC itu datang untuk melihat wasit di Indonesia.Pertandingan Persib Bandung menghadapi Pelita Bandung Raya di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (20/05/14), dipantau langsung perwakilan komite wasit dari AFC. "Kemarin Thoriq (wasit Thoriq Al-Katiri) sudah dipantau, sekarang Handri. Kalau dia bagus, langsung ditarik ke AFC," ujar Jimmy seusai pertandingan.Namun melihat menanggapi kepemimpinan wasit asal Semarang itu, Jimmy mengatakan Handri masih memiliki sejumlah catatan."Short sprint dia masih kurang, dia terkesan lambat. Jadi saat ada kejadian dia hanya bisa mengamati jalannya pertandingan," kata dia.Sementara saat disinggung insiden terjangan Hermawan terhadap Supardi, mantan wasit FIFA ini mengakui jika pemain PBR tersebut terlambat melakukan tackling."Memang Hermawan terlambat tackling. Ketika bola sudah lewat, dia tertinggal dan baru mentackling. Dia juga sengaja melakukan itu," kata dia.Meski begitu, Jimmy setuju dengan keputusan Handri yang hanya memberikan kartu kuning. Meski Supardi sendiri mengalami memar, namun Jimmy melihat kekuatan yang dilakukan Hermawan tidak terlalu kuat."Ada kesengajaan tapi kekuatan dia tidak terlalu kuat jadi tidak cukup kartu kuning," ujarnya.Lebih lanjut Jimmy menyatakan kepemimpinan wasit Handry sejauh ini baik. "Dia masih bisa mengontrol pertandingan," tandasnya.(Okz/Mt-01)