MATATELINGA, Barcelona: Kemungkinan besar, Lionel Messi lebih dulu menanti siapa presiden terpilih dalam pemilihan umum yang diadakan pada 7 Maret 2021, sebelum mengambil keputusan soal masa depannya.Memiliki kontrak hingga 30 Juni 2021, namun belum ada tanda-tanda Lionel Messi akan memperpanjang masa bakti bersama Barcelona.Media asal Spanyol, El Mundo, mengungkap secara detail kontrak Lionel Messi bersama Barcelona. Berdasarkan dokumen setebal 30 halaman, ada beberapa klausul unik di dalamnya.Menurut laporan The Sun, dalam pasal 1.2.7, Lionel Messi dituntut belajar bahasa Catalunya. Sekadar informasi, Barcelona berada di Provinsi Catalunya, Spanyol.Provinsi tersebut terus berjuang lepas dari pemerintah Spanyol dan ingin membangun negara sendiri. Dalam laporan itu juga tertulis, jika Catalunya merdeka dari Spanyol, Lionel Messi bisa otomatis meninggalkan Barcelona secara gratis.Hal itu dilakukan sebagai langkah penyelamatan karier Lionel Messi. Jika bertahan di Barcelona, Lionel Messi kemungkinan tak bisa merasakan atmosfer kompetisi yang kompetitif.Jika Catalunya merdeka dari Spanyol, Barcelona otomatis keluar dari Liga Spanyol dan tampil di Liga Catalunya. Liga Catalunya sendiri memiliki koefisien yang sangat rendah, sehingga Barcelona takkan bisa ambil bagian di kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions dan Liga Eropa.Selain itu, ada kesepakatan lain di dalam klausul tersebut. Jika Lionel Messi memainkan minimal 60 persen laga yang dijalani Barcelona, ia mendapatkan 1 juta pounds atau sekira Rp19,1 miliar.Terlepas dari itu, tentu yang paling menarik perhatian adalah gaji fantastis Lionel Messi. Menurut dokumen yang diberitakan El Mundo, Lionel Messi menerima 492 juta pounds atau setara Rp9,42 triliun dalam kurun 2017-2021.Nominal mencengangkan itu membuat terkejut warga Catalunya. Mereka tidak habis pikir kenapa seorang pesepakbola bisa mendapatkan gaji setinggi itu. Sekarang, Lionel Messi sedang harap-harap cemas.