MATATELINGA. Milan " Mengaku tak terbebani dengan niali transfernya yang cukup tinggi. Fikayo Tomori selaku pemain Bek tengah asal Inggris, resmi dipermanenkan AC Milan dari Chelsea dengan harga 28 juta euro atau sekira Rp448 miliar.Tomori mengucapkan selamat kepada Tim Nasional (Timnas) Italia atas pencapaiannya menjadi juara Piala Eropa 2020. Dia bilang "Gli Azzuri" julukan Timnas Italia bermain sangat nyaman tanpa ada tekanan dari fans atau media.Tomori memang tidak dibawa ke skuad Inggris di Piala Eropa tahun ini. Meski begitu, ia sangat prihatin atas tindakan rasisme kepada tiga rekannya di media sosial setelah gagal mengeksekusi penalti. Ia berucap budaya ini harus diubah. Semua manusia harus mendapatkan tempat yang sama.
Baca Juga:Berikut Lima Klub Elite Eropa yang Terancam Bangkrut, Nomor 1 Tak Disangka“Kita butuh perubahan budaya. Ini adalah minoritas yang hidup di media sosial. Jika Anda memainkan permainan dan Anda gagal penalti, tidak dapat dihindari menerima penghinaan, tetapi itu tidak benar dan saya pikir semua orang setuju bahwa kita perlu melakukan sesuatu, kita perlu membuat perubahan," lanjutnya.“Ada juga minoritas di Italia, tapi masalahnya banyak orang tidak tahu budaya baru, jadi mereka takut. Kita hidup di dunia multikultural, Anda bisa melihatnya di Milan atau London. Kita perlu memulai dengan pendidikan untuk mengetahui apa itu rasisme dan mengapa kita perlu melawannya," sambungnya.Pemain berusia 23 tahun itu mencetak satu gol dalam 22 penampilan dan menjadi starter reguler di bawah Stefano Pioli sejak dipinjam pada musim lalu. Ia menegaskan bahwa kepindahannya ke Milan membuat performanya semakin membaik.[br]“Tidak ada tekanan, semua orang membantu saya, ini adalah proyek yang tepat untuk saya. Semua orang menyambut saya dengan sangat baik, sejak hari pertama,” kepada Il Corriere della Sera, dilansir oleh wartawan, Sabtu (17/07/2021).“Ini adalah klub yang hebat, dengan fasilitas pelatihan yang luar biasa. Ada segalanya untuk tumbuh dan menang, itu adalah mimpi,” katanya lagi.Tomori kini hanya ingin fokus membela Milan. Ia sangat beruntung banyak dimentori oleh pemain senior seperti Zlatan Ibrahimovic, Simon Kjaer, dan juga legenda Paolo Maldini. (Mtc/Okz)