MATATELINGA. Paris â€" Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Olympique Lyonnais pada pekan keenam Liga Prancis 2021-2022, Lionel Messi marah setelah Maurico Pochettino menggantinya. Sang pelatih juga mendapat kritik terkait taktinya yang memberikan peran baru bagi La Pulga.Hanya saja, raihan tiga poin tak cukup membuat ruang ganti PSG bergembira. Ada rasa kesal Messi yang masih terbawa saat diganti pelatihnya.Menurut laporan Mirror, Selasa (21/09/2021), Pochettino sendiri masih memerlukan taktik yang tepat untuk menjaga keseimbangan di timnya. Maklum, Les Parisien pasalnya dihuni banyak bintang dengan ego yang tinggi.
Baca Juga:Kehadiran Cristiano Ronaldo di Manchester United Menjadi PolemikMeski begitu, taktik Pochettino yang menempatkan Messi ditempatkan di sisi kanan juga menuai kritik. Posisi itu sebenarnya cocok untuk Messi karena memberinya pilihan, dan kecepatan, di sekelilingnya. Namun, seperti yang telah ditunjukkan berkali-kali oleh para pakar baru-baru ini bahwa strategi itu membuat PSG tidak seimbang dan terbuka untuk serangan balik.Terlepas dari itu, PSG menempati posisi puncak klasemen dengan poin 18 usai meraih enam kemenangan dari enam laga.Pada laga itu, PSG sempat tertinggal terlebih dahulu. Hal itu terjadi usai Lucas Paqueta menjebol gawang PSG pada menit ke-54. Namun, penalti Neymar Jr pada menit ke-66 sukses menyamakan kedudukan.Kemudian Maurico Pochettino melakukan pergantian pemain. Dia mengganti Lionel Messi pada menit 76 saat kedudukan imbang 1-1, dan menggantinya dengan pemain bertahan Achraf Hakimi.[br]Setelah ditarik keluar, sang megabintang asal Argentina itu menolak berjabat tangan dengan pelatihnya, Maurico Pochettino. Wajahnya pun terlihat marah saat duduk di bangku cadangan.Namun, keputusan Pochettino terbukti berhasil. PSG berhasil membalikkan kedudukan berkat gol Mauro Icardi pada menit ke-90+3. (Mtc/Okz)