Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kabarnya Presiden Jokowi Dapat Kiriman Surat Dari FIFA?

Kabarnya Presiden Jokowi Dapat Kiriman Surat Dari FIFA?

Redaksi - Sabtu, 08 Oktober 2022 07:15 WIB
Hand over
FIFA
MATATELINGA : Terkait imbas dari tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dikabarkan telah menerima surat resmi dari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA). Kirimkan surat ke Presiden Jokowi, FIFA menginginkan prosedur keamanan sepakbola Indonesia dikembangkan dengan yang terbaik.

FIFA mendukung perbaikan prosedur pengamanan pertandingan sepakbola di Indonesia. FIFA menyatakan pihak keamanan harus memiliki standar internasional, yang disesuaikan dengan pelatihan untuk pengamanan dalam acara olahraga.

“Sebuah kebijakan standar untuk polisi, dan petugas keamanan dalam hal manajemen kerumunan sebelum, selama dan setelah pertandingan harus dikembangkan sesuai dengan yang terbaik,” tulis FIFA dalam surat resminya kepada Presiden Jokowi, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (08/10/2022).

Baca Juga:AS Roma Terpaksa Menelan Kekalahan Atas Real Betis

“Standar keselamatan internasional Ini harus mencakup integrasi program pelatihan yang secara khusus disesuaikan dengan acara olahraga dari berbagai format dan sesi,” sambung FIFA.

Sementara itu, enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas Tragedi Kanjuruhan. Diantaranya ada Direktur Utama PT LIB, Ketua Panitia Pelaksana Arema FC, satu orang Security Officer, dan tiga anggota Polri.

Perlu untuk diketahui dalam surat tersebut, FIFA menyorot aspek-aspek prosedur keamanan dalam pertandingan dan meminta agar diperbaiki. Presiden Jokowi menerima surat langsung dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

[br]

Bukan sanksi, surat tersebut ditujukan untuk mendukung mereformasi total sepakbola di Indonesia usai Tragedi Kanjuruhan. Dalam hal ini, FIFA menyoroti prosedur keamanan yang harus diperbaiki untuk selanjutnya.

Indonesia sebenarnya baru saja melanggar aturan FIFA Pasal 19 Huruf B Stadium and Security. Pasal tersebut menyebutkan melarang menggunakan gas air mata dalam pengamanan di stadion.

Penggunaan gas air mata ini terlihat dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (01/10/2022). Saat itu, sebanyak 11 tembakan gas air mata dilontarkan ke tribun penonton. Meski gas air mata bukan penyebab utama, insiden ini diperkirakan memakan 125 korban jiwa.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Bola

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Bola

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Bola

Stadion Teladan Berpotensi Gelar Laga Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton

Bola

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Bola

Kini, sorotan mengarah kepada pelatih Gennaro Gattuso

Bola

Pertandingan Prancis dengan Brasil Berjalan Sengit