Matatelinga - Madrid, Banyak yang beranggapan bahwa gelar Supercopa ini seolah jadi momen revans buat Atletico terhadap tim sekota mereka, Real Madrid, menyusul kekalahan Los Colchoneros di final Liga Champions musim lalu. Atletico Madrid bak menyambung dongeng indahnya sedari musim lalu. Pasca-gelar La Liga mereka sabet, kini di musim baru mereka sudah berhias trofi Supercopa de Espana yang mereka rengkuh, (Sabtu, 23/8/2014) dini hari tadi. Atleti tampil impresif di hadapan pendukung sendiri di Vicente Calderon. Usai mengakhiri leg pertama dengan skor imbang, 1-1, sebiji gol cepat Mario Mandzukic menyegel titel "Raja Diraja" ini dengan skor akhir 1-0 (agregat, 2-1). Pun begitu, Koke Merodio jadi sosok pertama yang tak ingin melihat capaian mereka ini, senada dengan opini bernada dendam tersebut. Terlepas dari itu, Koke mengaku terkesan dengan rekan-rekan setimnya yang tetap mampu memberi bukti, ketika sejumlah pilar utama musim lalu "ramai-ramai" hengkang ke klub lain. "Sepertinya segala hal lebih sulit dengan kepergian beberapa rekan setim, tapi kami percaya pada inti dari tim ini dan para pemain baru yang datang dengan antusiasme tinggi," ujar Koke sebagaimana disadur Football-Espana, Sabtu (23/8/2014). "Sekarang kami memulai musim baru dengan sebuah trofi di kandang kami bersama para fans. Kemenangan ini bukan balas dendam. Kami memenangkan Liga dan mereka merebut (gelar) Liga Champions. Sekarang kami memiliki Supercopa. Kami bangga terhadap tim dan orang-orang di dalamnya," tutupnya sesaat usai laga Supercopa.(Mt/Okz)