MATATELINGA,Tanjungbalai: Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKOT PSSI) Tanjungbalai melayangkan kritik pedas terhadap Pemerintah Kota Tanjungbalai, khususnya Wali Kota Waris Tholib. Kritik ini muncul setelah atlet sepak bola asal Tanjungbalai, M. Hapis, yang berhasil lolos ke Tim PON Sumatera Utara, tidak mendapatkan apresiasi yang layak dari pemerintah daerah.Ketua ASKOT PSSI Tanjungbalai, Tomy Sutara Sitorus, Sabtu (31/8) mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas nasib M. Hapis. Ia menilai sikap Pemkot Tanjungbalai, khususnya Wali Kota Waris Tholib, kurang mendukung perkembangan olahraga di kota tersebut.[br]"Selama kepemimpinan Wali Kota Waris Tholib, para atlet, terutama pesepak bola, seakan-akan diabaikan. Padahal, Hafis telah berjuang keras mengharumkan nama Tanjungbalai di kancah olahraga nasional," tegas Tomy dengan nada kecewa.Tomy menyayangkan sikap apatis pemerintah kota ini, mengingat prestasi yang diraih Hapis merupakan sejarah baru bagi sepak bola Tanjungbalai. "Hapis adalah putra terbaik kita yang berhasil menembus Tim PON Sumut. Prestasi ini seharusnya menjadi kebanggaan bersama, namun sangat disayangkan jika pemerintah kota tidak memberikan perhatian yang layak," ujarnya.Lebih lanjut, Tomy mengungkapkan bahwa selama proses seleksi dan pemusatan latihan (TC) menuju Tim PON Sumut, Hapis hanya mendapat dukungan pribadi darinya. "Sementara itu, rekan-rekan atlet dari daerah lain mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah masing-masing," imbuhnya.[br]ASKOT PSSI Tanjungbalai berharap ke depannya, kota Tanjungbalai dipimpin oleh pemimpin yang lebih peduli terhadap pengembangan olahraga dan kesejahteraan para atlet. Dengan dukungan yang memadai, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi atlet berbakat dari Tanjungbalai yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional."Kami berharap ke depan, kota ini dipimpin oleh seorang Wali Kota yang benar-benar memperhatikan lingkungan atlet," pungkas Tomy.Senada dengan ASKOT PSSI, Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Tanjungbalai sebelumnya juga menyuarakan kekecewaan yang sama terhadap sikap walikota. Mereka menilai atlet judo Tanjungbalai juga kurang mendapatkan perhatian dari Pemkot.(Riki)