Matatelinga.com, Arsenal baru saja menelan dua kekalahan secara beruntun. Usai ditaklukkan Dinamo Zagreb 1-2 di ajang Liga Champions tengah pekan kemarin, The Gunners menyerah 0-2 kala menyambangi markas Chelsea di ajang Premier League akhir pekan lalu.Gelandang Arsenal, Aaron Ramsey, menilai duel Derby London Utara kontra Tottenham Hotspur dalam babak ketiga Piala Liga, Rabu 24 September 2015 dini hari WIB, adalah laga yang sangat krusial. Ramsey menilai The Gunners harus memanfaatkan laga yang akan digelar di White Hart Lane ini sebagai momentum kebangkitan menyusul serangkaian hasil buruk yang mereka derita.
Ramsey pun yakin The Gunners bisa mengakhiri episode negatif tersebut dengan sebuah kemenangan melawan Spurs.
“Tentu saja kami semua kecewa atas dua kekalahan beruntun ini, namun kami harus bisa kembali ke jalur kemenangan. Saya yakin tim ini telah belajar dari kesalahan melawan Chelsea dan kembali bermain baik di laga Piala Liga. Derby North London selalu penting bagi kami, apa pun kompetisinya,” tutur Ramsey kepada Arsenal TV, Selasa (22/9/2015).
Terkait kekalahan timnya dari Chelsea di Stamford Bridge, Ramsey mengakui bahwa kartu merah yang diterima Gabriel akibat provokasi Diego Costa telah mengubah alur pertandingan sepenuhnya.
“Kami sebetulnya tampil nyaman di sana sampai akhirnya kartu merah Gabriel terjadi. Selalu sulit untuk bermain dengan sepuluh pemain. Kami harus membayar kesalahan akibat kartu merah itu,” sambungnya.
“Apalagi, Santi (Cazorla) juga diusir wasit di akhir-akhir pertandingan. Sebelum kartu merah Santi, kami sebenarnya berpeluang menyamakan skor. Sayang, dengan itu peluang kami praktis tertutup dan akhirnya kebobolan lagi,” tuntas gelandang internasional Wales itu.
(Mtc)