Matatelinga.com, Sepanjang laga, Atletico takhenti-hentinya memberi tekanan kepada Madrid. Tercatat, empat tembakan tepatsasaran mengarah ke gawang Madrid kawalan Keylor Navas. Beruntung bagi Madrid,hanya satu bola yang masuk ke gawang Navas lewat gelontoran Yannick FerreiraCarrasco pada menit 79.
Pada akhirnya,tekanan yang diberikan Atletico kepada Madrid tidak berarti apa-apa. Sebab,Madrid berhasil memenangi pertandingan dengan skor 5-3 via adu penalti.Sebelumnya pada waktu normal, skor imbang 1-1.
“Sayabangga dengan permainan yang ditunjukkan Madrid. Kami menderita sepanjangpertandingan. Kami bekerja keras, namun penting bagi kami memenangipertandingan,” jelas Isco mengutip dari Marca,Senin (30/5/2016).
Gelandang Real Madrid, IscoAlarcon, mengaku timnya menderita sepanjang pertandingan saat bertemu AtleticoMadrid di final Liga Champions. Beruntung, usaha pantang menyerah berbuah manisdengan raihan trofi Liga Champions ke-11 sepanjang sejarah klub.
LosColchoneros julukan Atletico memang memberikan perlawanan sengit kepada Madrid.Bahkan, klub asuhan Diego Simeone lebih mendominasi jalannya pertandingandengan penguasaan bola mencapai 51 persen berbanding 49 milik Madrid.
(Mtc)