Matatelinga - Paris, Bicara uang memang di mana-mana selalu sifatnya sensitif. Apalagi jika ada orang lain yang belum dianggap berperan besar punya gaji lebih tinggi.Persoalan gaji sudah cukup lama jadi landasan isu Toni Kroos ingin hengkang dari Bayern Munich. Persoalan ini yang sedianya jadi hambatan Kroos membubuhkan tanda tangannya pada proposal perpanjangan kontrak yang sebelumnya diajukan manajemen Bayern. Die Roten menawarkan gaji yang sama seperti sebelumnya. Sementara Kroos minta naik gaji hingga kira-kira menyamai gaji Hauptmann (kapten) Philipp Lahm dan Bastian Schweinsteiger sebesar 10 juta euro per tahun. Untuk saat ini, Kroos dengan keterikatan kontrak lama, masih menerima gaji 4,5 juta euro. Rasa iri sepertinya juga ikut memainkan peranan dalam sikap Kroos yang menolak menyepakati deal ekstensi, terlepas dari mulai berdatangannya tekanan maupun dukungan. Di samping itu, ketertarikan dari Manchester United masih tetap mengintai situasinya. Kondisi macam ini turut mengundang perhatian mantan verteidiger (bek) Bayern, Willy Sagnol. Tak segan-segan, Sagnol yang sekarang menukangi tim nasional Prancis U-21, turut mengusut persoalan gaji ini. Dari data yang dirilis sebuah media, SportBild, Sagnol mengungkap bahwa ternyata, Thiago Alcântara yang sejatinya belum meninggalkan dampak signifikan terhadap perkembangan permainan Bayern, bisa digaji tinggi sebesar delapan juga euro – hampir dua kali lipat per tahunnya dari yang didapat Kroos. “Sportbild merilis (data) penghasilan pemain-pemain Bayern. Thiago Alcântara mendapatkan (gaji) hampir dua kali lipat dari yang diterima Kroos,” kicau Sagnol via akun twitter pribadinya.(Okz/Adm)