MATATELINGA, Barcelona: Fernandez sejatinya adalah orang yang bertanggung jawab dalam perekrutan Coutinho dari Liverpool pada Januari 2018. Sayangnya, selama satu setengah musim membela Blaugrana, Coutinho tak pernah menampilkan performa luar biasa sebagaimana yang pernah ia miliki saat di Liverpool.Mantan Direktur Teknis Barcelona, Robert Fernandez, menyesali keputusan yang dibuat mantan klubnya tersebut dengan meminjamkan Philippe Coutinho ke Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2019. Selain itu, Fernandez juga menyayangkan sikap Coutinho yang kurang sabar.Kondisi itu membuat Barca pada akhirnya memutuskan meminjamkan Coutinho. Beriringan dengan itu, Coutinho juga sepakat untuk dipinjamkan karena ia merasa tak akan mendapat waktu bermain yang cukup di Barca lantaran Antoine Griezmann baru direkrut. Saat proses peminajaman Coutinho itu terjadi, Fernandez telah meninggalkan Barca. Itulah mengapa ia tak bisa mencegahnya."Saya pikir beberapa pemain perlu kesabaran karena merekalah yang memenangkan pertandingan. Kami tidak bisa membahas pemain seperti dia, bisa tidak seimbang, yang bekerja lebih keras, yang sering mencetak gol dan dia tidak pernah mengeluh,” terang Fernandez, seperti dilansir dari Goal, Rabu (6/5/2020)."Barcelona tidak bisa membiarkan para pemain ini untuk pergi karena ini adalah orang-orang yang membuat penggemar Camp Nou melompat keluar dari tempat duduk mereka. Saya tidak bisa berbicara tentang alasan keuangan, tetapi di lapangan Coutinho adalah profesional yang hebat," sebutnya."Ia suka bekerja, tetapi bagi pemain di level ini ketika mereka berada di bangku cadangan, mereka bisa kehilangan jalur mereka dan ini tidak baik untuk klub maupun si pemain. Dia pemain yang sangat istimewa. Jika itu keputusan saya, Coutinho tidak akan pernah pergi," akunya.