MATATELINGA, Newcastle: Tingginya jumlah korban tidak membuat pemangku kepentingan Inggris bergeming. Mereka bersikukuh melanjutkan Liga Inggris 2019-2020 yang terhenti pada pekan 29. Menurut Danny Rose, pesepakbola tengah dijadikan kelinci percobaan oleh para pemangku kepentingan."Saya sungguh ingin kembali bermain. Saya tahu banyak orang melalui masa sulit ini lebih parah daripada saya. Jadi, saya tidak mau mengeluhkan apapun. Namun, faktanya orang-orang menyarankan kami untuk kembali bermain. Itu seperti menjadikan kami semua kelinci percobaan untuk melihat apakah proyek ini berjalan atau tidak," sebut Danny Rose, seperti dikutip dari Sportskeeda, Rabu (20/5/2020)."Saya hanya bisa membayangkan orang-orang itu berada di rumah sambil mengatakan, mereka (pesepakbola) digaji tinggi sehingga harus segera bermain lagi. Saya mungkin saja membahayakan kesehatan pribadi demi hiburan orang-orang. Saya tidak mau terlibat, sejujurnya," tutup pemain berusia 29 tahun tersebut.Fullback Newcastle United, Danny Rose, kembali melancarkan kritik terhadap ‘Project Restart’ yang dilontarkan Premier League. Menurutnya, para pesepakbola 20 klub Liga Inggris 2019-2020 sedang dijadikan kelinci percobaan massal di tengah pandemi virus Corona Covid-19.Danny Rose sebelumnya mengkritik pernyataan dari Pemerintah Inggris soal sepakbola. Downing Street No 10 â€"sebutan kantor Perdana Menteri- menyebut sepakbola dapat meningkatkan moral bangsa. Sang pemain langsung merasa tidak peduli dengan moral bangsa.Kritik Danny Rose didasarkan pada fakta pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda di Inggris. Hingga berita ini diturunkan, terdapat 249 ribu kasus positif Covid-19 dengan korban tewas mencapai 35.341 orang.