Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Analis Rekomendasikan Beli Saham United Tractors, Melonjaknya Harga Emas

Analis Rekomendasikan Beli Saham United Tractors, Melonjaknya Harga Emas

Redaksi - Jumat, 31 Juli 2020 07:00 WIB
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta:  Bersamaan, UNTR mengempit laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk  senilai Rp 4,1 triliun. Realisasi ini turun 28% dari laba bersih periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 5,7 triliun.

Pagbeluk Covid-19 dan pelemahan harga komoditas batubara turut menjegal kinerja PT United Tractors Tbk (UNTR). Sepanjang enam bulan pertama 2020, UNTR membukukan pendapatan bersih senilai Rp 33,19 miliar, turun 23% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya dan Emma A. Fauni menilai, torehan laba bersih UNTR pada kuartal kedua 2020, yang mencapai Rp 2,2 triliun, masih memenuhi ekspektasi, mencerminkan 52,9% dari perkiraan dan 50,7% dari konsensus hingga akhir tahun.

Menurut Hariyanto dan Emma, ada tiga pendorong utama kinerja UNTR di kuartal kedua ini. Pertama, ada kontribusi pendapatan yang lebih tinggi dari bisnis penambangan emasnya. 

Meskipun pendapatan dari penambangan emas di kuartal kedua hanya tumbuh 6,8% secara kuartalan, laba bisnis pertambangan emas sebelum pajak penghasilan melonjak 67% secara kuartalan menjadi Rp1,0 triliun, sebagian besar didorong oleh kenaikan harga emas meskipun volume penjualan emas turun sebesar 4,3% secara kuartalan.

Sekitar 70% dari volume penjualan emas UNTR telah dilindung nilai (hedging). Oleh karena itu, UNTR akan menikmati reli harga emas dari sebagian emas yang dijual tanpa hedging, yakni 30% dari volume penjualan.

[br]

Kedua, beban pajak penghasilan UNTR juga menurun secara signifikan pada kuartal kedua 2020.  

“Ketiga, adanya keuntungan nilai tukar mata uang asing di kuartal kedua 2020 yang sebagian mengimbangi kerugian kurs yang cukup besar di kuartal pertama,” tulis Hariyanto dan Emma dalam riset, Kamis (30/7).

Hariyanto dan Emma memoles asumsi dan perkiraan terhadap proyeksi kinerja UNTR dengan memperhitungkan kinerja operasional dan keuangan di kuartal kedua 2020 serta harga emas yang sedang bergairah. Mirae Asset Sekuritas meningkatkan proyeksi laba UNTR di tahun ini dan tahun depan masing-masing tumbuh sebesar 5,8% dan 0,3%.

Dengan pertimbangan tersebut, Mirae Asset Sekuritas menaikkan rekomendasi saham UNTR menjadi beli (buy) dengan target harga Rp 26.000.

Katalis positif dari saham entitas Grup Astra ini meliputi berlanjutnya reli harga emas dan pemulihan harga batubara. Sementara itu, risiko dari rekomendasi ini antara lain harga batubara yang terus melemah dan pembalikan reli harga emas.

Pada penutupan perdagangan hari ini, saham UNTR melemah 0,70% menjadi Rp 21.350 per saham.

Editor
:
Sumber
: ktn

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000, Kini Dijual Rp2.673.000 per Gram

Ekonomi

Pagi Ini, Harga emas UBS-Galeri24 stabil, Antam turun di Pegadaian

Ekonomi

Event Nasional dan Internasional Jadi Motor Ekonomi, Sumut Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global

Ekonomi

Harga Emas Kompak Naik Hari Ini, Tetapi Bisa Berubah Sewaktu waktu

Ekonomi

Kabarnya Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Turun