MATATELINGA, Jakarta: Pada perdagangan pukul 09.08 WIB Senin (7/9/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya akhir pekan kemarin. Indeks terkoreksi 0,45% ke level 5.216,923.
Ada 149 saham turun, 125 saham naik, dan 146 saham stagnan. Total volume 1,26 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 730 miliar.
Di mana Tujuh dari 10 indeks sektoral menekan IHSG. Sektor keuangan paling dalam penurunannya 0,89%. Sementara, sektor infrastruktur memimpin penguatan 0,52%.
Pagi ini, investor asing juga mencatatkan net sell Rp 130,095 miliar di pasar reguler dan Rp 133,824 miliar.
Diketahui, bursa Asia juga memerah perdagangan Senin pagi ini. Dipicu meningkatnya ketegangan hubungan Amerika Serikat (AS)-China.
Pemerintah Trump sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan pembatasan ekspor pada Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC),
produsen pembuat chips semikonduktor terbesar di Tiongkok, menurut juru bicara Departemen Pertahanan.
Departemen Pertahanan sedang berdiskusi mengenai apakah SMIC harus ditambahkan ke daftar entitas Departemen Perdagangan,
Yang pada dasarnya membatasi perusahaan tersebut untuk menerima barang tertentu yang dibuat di AS.
"Departemen Pertahanan saat ini bekerja dengan antarlembaga dalam menilai informasi yang tersedia."
"Untuk menentukan apakah SMIC perlu ditambahkan dalam Daftar Entitas Departemen Perdagangan," kata juru bicara Departemen Pertahananm seperti dikutip CNBC.
Tindakan seperti itu akan memastikan bahwa semua ekspor ke SMIC akan menjalani tinjauan yang lebih komprehensif.