MATATELINGA, Jakarta: Awal perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun setelah naik dalam delapan hari perdagangan berturut-turut hingga kemarin. Kamis (15/10) pukul 9.08 WIB, IHSG turun 16 poin atau 0,33% ke 5.159.
Ada tujuh sektor turun bersama dengan IHSG. Sektor keuangan mencatat penurunan paling dalam, yakni 0,72%. Sektor konstruksi dan properti melemah 0,34%.
Di mana sektor barang konsumsi turun 0,15%. Sektor infrastruktur tergerus 0,28%. Sektor aneka industri turun 0,10%.
Sedangkan sektor manufaktur melemah tipis 0,05%. Sektor perdagangan dan jasa turun 0,02%
Sementara, sektor tambang malah menguat 0,82%. Sektor industri dasar naik 0,22%. Sektor perkebunan naik tipis 0,02%.
Top losers LQ45 pagi ini adalah:
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -1,99%
PT PP Tbk (PTPP) -1,60%
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) -1,49%
Top gainers LQ45 terdiri dari:
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 10,47%
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) 2,27%
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 1,91%
Investor asing mencatat net sell Rp 5 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) Rp 21,1 miliar, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 6 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 4,3 miliar.
Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 36,8 miliar, MIKA Rp 732 juta, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) Rp 507 juta.