Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Harga Minyak Mentah Berjangka Kembali Menguat

Harga Minyak Mentah Berjangka Kembali Menguat

- Sabtu, 05 Desember 2020 08:30 WIB
mtc|net

MATATELINGA, NEW YORK: Pada perdagangan akhir pekan ini,Harga minyak mentah berjangka kembali menguatdi manasentimen utama bagi harga minyak datang dari meningkatnya ekspektasi pasar terkait paket stimulus ekonomi Amerika Serikat (AS) dan berita terkait vaksin Covid-19.

Jumat (4/12), harga minyak jenis Brent untuk kontrak pengiriman Februari 2021 ditutup menguat 54 sen atau 1,1% ke level US$ 49,25 per barel. Pada sesi perdagangan kemarin, Brent sempat menyentuh level tertinggi sejak awal Maret ketika berada di US$ 49,92 per barel.

Serupa, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Januari 2021 naik 62 sen atau 1,4% menjadi US$ 46,26 per barel. Pada perdagangan di sesi ini, level tertinggi WTI ada di US$ 46,68 per barel.

Kedua harga minyak acuan ini sudah naik selama lima minggu berturut-turut. Untuk pekan ini, Brent naik 2,1% dan WTI menguat 1,9%.

"Harga naik lebih tinggi, meskipun ada sentimen yang sangat bearish, tetapi ini semua berkat stimulus," kata Bob Yawger, Director of Energy Futures Mizuho di New York.

Angin segar bagi harga minyak sudah muncul pada awal perdagangan di akhir pekan lalu. Ini terjadi setelah OPEC+, sepakat untuk kompromi dengan meningkatkan sedikit produksi mulai Januari 2021 dengan 500.000 barel per hari.

Ini membuat pemangkasan produksi minyak di bulan Januari akan sebesar 7,2 juta barel per hari. Asal tahu saja, sejak bulan Agustus-Desember, OPEC+ menetapkan pemangkasan produksi sebanyak 7,7 juta barel per hari.

Nantinya, OPEC+ akan kembali membahas terkait kenaikan lebih lanjut setiap bulannya. Ini dilakukan setelah gagal mencapai kompromi mengenai kebijakan yang lebih luas untuk sisa tahun 2021.

OPEC+ diperkirakan akan melanjutkan pemotongan yang ada hingga setidaknya Maret, setelah mundur dari rencana untuk meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari.

Analis Wood Mackenzie, memperkirakan bahwa jika kenaikan terus berlanjut hingga Maret, mungkin ada 1,6 juta barel per hari kelebihan pasokan pada kuartal pertama.

Premi minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman terdekat ke bulan-bulan mendatang berada pada level tertinggi sejak Februari, struktur yang disebut backwardation, yang biasanya menunjukkan pengetatan pasokan dan menunjukkan surutnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan saat ini.

Di sisi lain, produksi AS, sementara itu, telah pulih dari posisi terendah dua setengah tahun yang disentuh pada Mei terutama karena produsen serpih telah membawa sumur kembali secara online sebagai tanggapan atas kenaikan harga.

Jumlah rig minyak AS naik lima menjadi 246, tertinggi sejak Mei, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co.

Editor
:
Sumber
: kontan

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Ekonomi

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Ekonomi

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Ekonomi

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Ekonomi

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Ekonomi

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis