Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Isu Sabtu-Minggu Tak Jual BBM dilontarkan Kembali Menteri ESDM

Isu Sabtu-Minggu Tak Jual BBM dilontarkan Kembali Menteri ESDM

Admin - Kamis, 29 Mei 2014 11:49 WIB
Matatelinga - Jakarta, Pemerintah kini mengkaji langkah-langkah dan kebijakan terkait BBM, guna menekan jumlah penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Seperti diketahui, total kuota bbm subsidi saat ini 48 juta kilo liter (KL).

"Mengenai BBM bersubsidi, kan kita punya kuota 48 juta kl, sampai dengan April kemarin kami sudah hitung, kita sudah habis 15 juta kl dalam empat bulan," ucap Menteri ESDM Jero Wacik, Rabu (28/5/2014) malam.

Menurutnya, jika dihitung total kebutuhan dalam setahun adalah 15 juta kl dikali tiga yaitu 45 juta kl. Sedangkan kuota BBM sendiri 48 juta kl.

"Total 45 juta kl, padahal kan jatah kita 48 juta kl, kita punya niat bagaimana kita mengurangi yang 48 juta kl itu, karena kita menghadapi libur Idul Fitri, libur Natal, libur Pemilu, libur Tahun Baru, ini yang sedang saya hitung, Kira-kira berapa di atas 45 juta kl tapi di bawah 48 juta kl," jelasnya. 

Sementara itu terkait kebijakan, Jero mengatakan ESDM masih terus berusaha untuk menekan penggunaan BBM tersebut dengan cara membatasi penjualan BBM di hari libur.

"Kita juga bikin usaha, bisa tidak kira-kira bikin Sabtu Minggu di satu kota, misal di Jakarta tidak dijual BBM bersubsidi, ini masih kita kaji, belum jadi kebijakan, Karena urusan yang menyangkut rakyat banyak tidak bisa hanya di atas kertas, harus dicoba dulu," jelasnya.

Pemerintah juga melarang pertambangan dan berkebunan menggunakan solar yang bersubsidi, dan kebijakan tersebut sudah berjalan, kemudian mobil pemerintah juga tidak boleh menggunakan bbm bersubsidi.

"Yang kita lakukan sebenarnya banyak tapi selalu berbanding terbalik dengan kenyataan, contohnya pertumbuhan mobil, mobil bertambah 1,2 juta, sepeda motor bertambah 9 juta, daya beli meningkat sementara kuota tetap, itu masalahnya," imbuhnya.

(Okz/Mt-01)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemkab Asahan Gelar Rakorpem

Ekonomi

Polda Sumut Tinjau SPBU Sekitar Medan, Pastikan Stok BBM Aman Saat Blackout

Ekonomi

Dua Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Solar Diamankan Polisi

Ekonomi

Poldasu Bongkar Penyelwengan BBM Solar Ilegal, Truk Diamankan

Ekonomi

Tekanan Global dan Pelemahan Rupiah Membebani Pasar Finansial Domestik

Ekonomi

Buronan Curanmor 2025 Ditembak Usai Isi BBM