MATATELINGA, Jakarta: Pada perdagangan hari ini Harga minyak sedikit berubah pada hari Rabu (9/12). Investor mempertimbangkan lonjakan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) yang tak terduga dan optimisme peluncuran vaksin virus corona akan memicu pemulihan permintaan minyak global.
Melansir Reuters, harga minyak mentah Brent naik 8 sen atau 0,2% menjadi US$ 48,92 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup 8 sen atau 0,2%, lebih rendah pada US$ 45,52 per barel.
Harga minyak turun 1% di awal sesi karena data menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 15,2 juta barel menjadi 503,2 juta barel pekan lalu, menurut Administrasi Informasi Energi. Dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 1,4 juta barel.
Impor bersih minyak mentah AS naik 2,7 juta barel per hari pekan lalu, kenaikan terbesar dalam catatan, karena ekspor anjlok.
Namun, munculnya inokulasi massal di Kanada dan Inggris dan prospek Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui vaksin virus corona mendorong pasar lebih tinggi menyusul laporan tersebut.
“Pasar pasti berada dalam keadaan terguncang, tetapi secara keseluruhan ini tampak seperti laporan kebetulan dan pasar dapat mendeteksi hari-hari yang lebih cerah ke depan,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York.
Panel penasihat luar akan memberikan suara pada hari Kamis tentang apakah akan merekomendasikan FDA mengeluarkan otorisasi darurat untuk penggunaan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan mitra Jerman BioNTech SE.