MATATELINGA, Jakarta: Pada perdagangan akhir pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau di mana IHSG naik tipis 0,08% atau naik 4.631 poin ke level 5.938.329 pada perdagangan Jumat (11/12). Namun dalam sepekan IHSG menguat 1,98%.
Mengutip data RTI, enam dari 10 sektor menghijau, antara lain sektor konstruksi naik 2,38%, sektor perkebunan menguat 2,10%, sektor tambang bertambah 1,22% dan sektor perdagangan menguat 0,99%.
Sedangkan sektor yang tertekan adalah sektor barang-barang konsumsi turun 2,56%, sektor manufaktur terpangkas 1,41%, sektor aneka industri tertekan 1,26% dan sektor infrastruktur merosot 0,21%.
Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 27,31 miliar saham dengan total nilai perdagangan mencapai Rp 19,66 triliun. Sebanyak 205 saham menguat, 266 saham memerah dan 157 saham stagnan.
Top gainers indeks LQ45 hari ini adalah:
1. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 3,98% ke Rp 5.225
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 3,94% ke Rp 1.450
3. PT Indo Tambangraya Tbk (ITMG) naik 2,98% ke Rp 14.675
Top losers indeks LQ45 hari ini adalah:
1. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun 6,89% ke Rp 1.555
2. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 6,61% ke Rp 41.350
3. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 3,39% ke Rp 10.700
Namun, asing membukukan net sell sebesar Rp 1,31 triliun di seluruh pasar. Investor asing paling banyak melego saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Rp 1,4 triliun. Asing juga melego saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 272,6 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 93,1 miliar.
Investor asing membukukan net buy atau beli bersih terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 626,7 miliar, Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 63,4 miliar dan saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) sebesar Rp 52,9 miliar.