MATATELINGA, Jakarata: Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun pada Selasa pagi setelah melesat 1,25% pada perdagangan kemarin. Pagi ini (15/12) pukul 9.07 WIB, IHSG turun 0,53% atau 32 poin ke 5.980 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Delapan dari 10 sektor menyeret IHSG ke zona merah. Sektor tambang mencatat penurunan paling dalam, yakni 1,17%. Sektor industri dasar terjun 0,96%. Sektor perdagangan dan jasa melemah 0,89%.
Sektor barang konsumsi terkoreksi 0,86%. Sektor infrastruktur dan manufaktur melemah masing-masing 0,74% dan 0,65%. Sektor perkebunan turun 0,41%. Sektor keuangan turun tipis 0,07%.
Hanya dua sektor yang masih bergerak di zona hijau. Sektor aneka industri menguat 0,36%. Sektor konstruksi dan properti menanjak 0,09%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) 4,13%
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) 1,38%
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 1,33%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) -3,56%
PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -2,80%
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) -2,74%
Investor asing mencatat net buy Rp 57 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 93,3 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 28,6 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 21,6 miliar.
Saham-saham dengan net sell atau penjualan bersih terbesar asing adalah PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Rp 5,4 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 4,5 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 4 miliar.