Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Selain Emas, Komoditas Logam Mulia Lainnya Juga Ikut Terkerek

Selain Emas, Komoditas Logam Mulia Lainnya Juga Ikut Terkerek

Redaksi - Selasa, 19 Januari 2021 07:00 WIB
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, New York: Selain emas, komoditas logam mulia lainnya juga ikut terkerek. Seperti perak yang naik 0,6% menjadi US$ 24,88 per ons troi dan platinum yang menguat 0,5% menjadi US$ 1.078,52 per ons troi. Sementara itu, paladium ditutup melemah 0,6% ke US$ 2.368,45 per ons troi.

Harga emas menjauh dari level terendah dalam 1,5 bulan yang sempat disentuhnya di awal perdagangan awal pekan ini. Keperkasaan emas saat penutupan perdagangan datang karena ekspektasi adanya tambahan stimulus di Amerika Serikat (AS) yang akhirnya mendukung daya tarik emas sebagai aset lindung nilai.

Senin (18/1/2021) harga emas spot ditutup menguat 0,7% menjadi US$ 1.841,26 per ons troi. Di awal perdagangan, harga emas sempat jatuh ke US$ 1.809,90 per ons troi, posisi terendah sejak 2 Desember 2020.

Serupa, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Februari 2021 juga menanjak 0,4% menjadi US$ 1.836,50 per ons troi.

"Pemerintah baru AS akan memberikan lebih banyak stimulus ekonomi dan juga kebijakan Federal Reserve tidak mungkin menjadi lebih hawkish di masa mendatang," kata analis Commerzbank Eugen Weinberg.

"Oleh karena itu kami cenderung melihat dukungan lanjutan untuk harga emas."

Sebelumnya, Presiden terpilih AS Joe Biden mengeluarkan proposal tambahan stimulus senilai US$ 1,9 triliun pada minggu lalu untuk membantu perekonomian dan meningkatkan peluncuran vaksinasi melawan lonjakan kasus Covid-19.

Di sisi lain, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan, tidak ada alasan bagi bank sentral untuk mengubah sikap akomodatif karena masih dalamnya masalah ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

[br]

Emas yang selama ini dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang yang diakibatkan oleh stimulus yang luas, kembali mendapat dukungan.

Namun, Weinberg menambahkan, dolar AS yang lebih kuat, optimisme ekonomi dan kekhawatiran tentang Janet Yellen sebagai calon menteri keuangan AS dapat membatasi sentimen dari tambahan fiskal. Hal itu akan mengakibatkan harga emas tertekan.

Kemarin, dolar AS menyentuh level tertinggi empat minggu terhadap sekeranjang mata uang utama. Alhasil, daya tarik emas batangan meredup terhadap pemegang mata uang lainnya.

Meskipun ekspektasi inflasi AS telah meningkatkan antisipasi lebih banyak stimulus fiskal AS, emas belum mendapatkan dukungan yang lebih besar. Karena imbal hasil US Treasury pun sedang dalam tren naik, kata Phillip Futures dalam sebuah catatan.

Immbal hasil Treasury AS mencapai level tertinggi 10-bulan pada minggu lalu.

Editor
:
Sumber
: ktn

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pagi Ini, Harga emas UBS-Galeri24 stabil, Antam turun di Pegadaian

Ekonomi

Harga Emas Kompak Naik Hari Ini, Tetapi Bisa Berubah Sewaktu waktu

Ekonomi

Kabarnya Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini Turun

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Ekonomi

Pagi Ini Harga Emas UBS, Antam dan Galeri20, Kompak Naik

Ekonomi

Simak Perkembangan Harga Emas Pagi Ini