MATATELINGA, Jakarta: Harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2021 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 65,96 per barel, turun 0,09% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 66,02 per barel.Meski begitu, harga minyak masih ada di dalam tren kenaikan di tengah tanda-tanda pemulihan konsumsi bahan bakar dan disahkannya program bantuan pandemi virus corona oleh Presiden AS Joe Biden. Harga minyak terkoreksi di awal perdagangan Jumat (12/3/2021). Pukul 06.55 WIB,Data penggunaan jalan raya di Inggris meningkat, begitu juga jarak tempuh kendaraan di Amerika Serikat di jalan raya juga meningkat 10% pada pekan lalu, seperti dilansir Bloomberg, .Setelah pengesahan kesepakatan stimulus AS sebesar US$ 1,9 triliun, bantuan tersebut akan segera dicairkan ke jutaan individu, bisnis dan pemerintah lokal.Sementara itu, negara-negara pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC + mengeluarkan catatan kehati-hatian dalam prospek permintaan, dan memangkas jumlah minyak mentah yang akan diproduksi dalam dua kuartal berikutnya.Harga minyak telah terkoreksi pekan ini dan secara singkat menguat ke level tertinggi sejak Oktober 2018 pada Senin pekan ini imbas serangan di fasilitas utama Arab Saudi. Harga telah terkoreksi dan siap untuk mencatat kerugian mingguan yang moderat.Namun, pasar komoditas minyak terus mengetat karena pengurangan produksi dari anggota OPEC + dan peluncuran vaksin Covid-19 yang memicu optimisme atas prospek permintaan.