Matatelinga - Jakata, Belum dapat berbicara lebih detail terkait prediksi tersebut. Sebab DPR belum menyampaikan responnya secara memadai.Bank Indonesia (BI) menilai rencana pemotongan belanja pemerintah dalam RAPBN-P 2014 akan menurunkan pertumbuhan ekonomi menjadi 5,15% dari sebelumnya 5,32%."Di base line kami pertumbuhan ekonomi diperikirakan 5,1-5,5% tepatnya 5,32%. Dan pengurangan tersebut menjadikan pertumbuhan ekonomi turun jadi 5,15%, tapi masih dalam kisaran yang disebutkan," ujar Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Senin (9/6/2014)."Kita tau bahwa dari awal APBNP 2014 sudah diajukan, dan masih dalam pembahasan di banggar (Badan Anggaran)," jelasnya.Menurut dia, banggar saat ini masih mengklarifikasi terkait subsidi pengelolaan energi. Ttermasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan listrik. Selain itu, belum dilakukan pembahasan dan penyusunan untuk pembuatan panja."Memang kita juga terus mengikuti bagaimana rancangan APBNP itu kalau seandainya mau dilakukan perubahan waktunya adalah 1 bulan. Kita harapkan besok ada kemajuan karena tadi kita mendengar, di tingkat pimpinan DPR juga akan melakukan pertemuan konsultasi dengan banggar, dengan Komisi 11 dan pemerintah," jelasnya.Pasalnya, ini masih dalam pembahasan di tingkat tinggi sebab masih ditingkat rapat Kerja (raker) di Banggar dan pemerintah masih terus melakukan pembahasan.(Ihc/Mt)