Matatelinga - Jakarta, pergerakan IHSG lebih banyak bergerak karena nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dibayangi sentimen dalam negeri dan luar negeri. "Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas. IHSG berada di kisaran support-resistance 4.915-4.955," ucap Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono di Jakarta, Jumat (13/6/2014).Menurut Purwoko, IHSG kemarin ditutup melemah, menyusul penurunan proyeksi ekonomi dunia oleh World Bank yang cukup mengejutkan para pelaku pasar, mengingat koreksi cukup besar yakni dari 3,2 persen secara year-on-year (yoy), proyeksi pada Januari 2014, menjadi 2,8 persen (yoy)."Akibatnya, bursa seluruh dunia turun dimulai oleh Wall Street dan kini Asia. Selain itu dari dalam negeri pergerakan indeks juga masih dibayangi oleh nilai tukar Rupiah," paparnya.Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertingginya 4.695,88 di awal sesi I dan menyentuh level terendahnya 4.920,99 di pertengahan sesi II dan berakhir di level 4.934,41.Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.(Okz/Mt)