Matatelinga - Jakarta, Dikarenakan akan meningkatkan harga di pasar nasional dan bersifat kontra produktif. Bea Masuk (BM) impor bahan baku baja ringan (galyanium) sebaiknya tidak dinaikan jelang Pemilihan Presiden. "Tak baik membuat kebijakan meningkatkan BM impor bahan baku baja ringan itu, situasinya lagi mau Pilpres," kata Ketua Asosiasi Produsen Baja Ringan Beny Lau, di Jakarta.Menurutnya, kenaikan itu selain kontrak produktif akan membuat sulit bagi pembangunan nasional utamanya dalam sektor perumahan dan properti. "Bukan saja membuat Asosiasi Produsen Baja yang keberatan, tetapi sebagian besar rakyat akan menjerit adanya kenaikan dan kelangkaan baja ringan nanti," ujarnya.Pernyataan itu disampaikan terkait adanya usulan dari pihak tertentu untuk menaikkan BM bahan baku baja ringan ke Departemen Perindustrian dan Perdagangan yang mendorong Departemen Keuangan untuk segera membahas usulan tersebut.Menurutnya, harga baja ringan tanpa ada kenaikan BM impor bahan baku dipastikan akan naik karena tergerus inflasi, menurunnya pendapatan dan melemahnya nilai tukar rupiah. Program perumahan murah dari pemerintah akan terhambat jika pemerintah melakukan proteksi atau safeguard, karena harga baja ringan pasti akan melambung naik.(Okz/Mt)