MATATELINGA. Jakarta - Emak-emak seluruh pelosok penjuru negeri menepok jidad pasca program bantuan sosial tunai (BST) tidak lagi dilanjutkan. Padahal, masih banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang berharap pada bantuan tunai tersebut.Pemerintah memandang, situasi pandemi covid-19 di Indonesia sudah bergerak ke skala mikro. Menurut Risma, seharusnya masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali dengan harapan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.
Baca Juga:Menhub Tinjau Langsung, Penumpang Kereta Terpaksa Putar Balik Karena Tidak Penuhi Syarat ke Luar KotaKeputusan untuk mengakhiri BST disampaikan langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, atau Risma pada beberapa waktu lalu. Alasannya, pemerintah sudah tidak memiliki anggaran lagi.Akan tetapi, masyarakat masih membutuhkan Blbansos tunai Rp300 Ribu, berikut faktanya yang telah dirangkum wartawan, Minggu (09/05/2021):
1. Kemenkeu Tunggu Arahan Mensos Soal Dana BansosKembali membahas anggaran BST. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan, anggaran sebetulnya bisa disiapkan. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Purwanto menjelaskan, pihaknya bisa menyiapkan anggaran selama ada usulan dari Mensos Risma."Tinggal tergantung ibu mensosnya. Kalu mengajukan tambahan anggaran ke Menkeu (Sri Mulyani Indrawati), kami proses, atau menunggu arahan dari presiden," tukasnya.
2. Masyarakat Terkejut Tidak Ada Lagi BansosKeputusan ini memang mengejutkan. Terlebih, dari KPM yang ditemui di Depok, Bandung, dan Jakarta, semuanya masih membutuhkan bantuan tersebut.Masih banyak KPM yang belum mendapatkan sumber penghasilan tetap akibat pandemi covid-19. Terlebih, menjelang Idulfitri, di mana, harga kebutuhan pokok kerap meningkat dari harga normal.[br]
3. Bansos Bisa untuk Kebutuhan Sehari-hariNurfitri, KPM dari Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, misalnya. Bantuan senilai Rp300 ribu masih sangat dibutuhkan. Terutama untuk keperluan hidup sehari-hari."Kami masih sangat membutuhkan sekali. Uang segini bagi kita sangat berarti. Bisa nambah buat jajan anak juga. Jika berkenan, tolong diperpanjang Pak Jokowi hingga pandemi Covid-19 berakhir," ujar Nurfitri di Jakarta.
4. Bansos Bisa Bantu SemuanyaKPM lainnya, Wiwit juga mengungkapkan hal serupa. Wiwit mengandalkan suaminya yang bekerja untuk menghidupi kebutuhan hidup keluarga. Namun, pandemi covid-19 membuat penghasilan suaminya tidak tetap."BST sangat membantu untuk semuanya. Untuk keperluan sehari-hari dan anak. Apalagi anak masih tiga tahun," kata Wiwiet. (Mtc/Okz)