Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pergerakan Rupiah Cenderung Terbatas, Terhalang Covid-19

Pergerakan Rupiah Cenderung Terbatas, Terhalang Covid-19

Admin - Senin, 17 Mei 2021 07:45 WIB
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta- Kekhawatiran melonjaknya kasus Covid-19 usai lebaran jadi salah satu faktor pemberat pergerakan rupiah. Usai libur Lebaran, pergerakan rupiah cenderung terbatas.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan kekhawatiran yang mungkin terjadi setelah libur adalah melonjaknya kasus Covid-19 akibat aturan mudik dan tempat wisata yang dipadati pengunjung.

Selain itu, kekhawatiran juga muncul dari ketersediaan vaksin, setelah Indonesia untuk sementara menghentikan distribusi batch I vaksin Astra Zaneca. Hal ini dilakukan untuk tes sterilitas dan toksisitas vaksin tersebut, seiring adanya laporan efek samping setelah vaksinasi.

Secara global, grafik tingkat harian kasus Covid-19 baru mulai menurun. Situasi di India mulai membaik dan kapasitas pasokan vaksin global meningkat.

Baca Juga:Usai Libur Lebaran, IHSG Diprediksi Menguat ke 5.883-5.972

Sutopo mengatakan pergerakan rupiah di pekan depan akan banyak dipengaruhi oleh rilis data GDP, PMI dan data perdagangan yang diprediksikan menurun untuk kawasan Eropa dan Australia. Rapat FOMC dan klaim pengangguran mingguan AS juga diproyeksikan semakin bertambah dan mempengaruhi pergerakan rupiah.

Sementara, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan rupiah masih berpotensi menguat setelah data ekonomi AS dirilis kurang memuaskan. Indikator konsumen AS cenderung melemah.

[br]Data penjualan ritel per April tercatat sebesar 0,0% mom. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, indikator kepercayaan konsumen AS U.Mich Sentiment mengalami penurunan menjadi 82,8 dari sebelumnya sebesar 88,3.

"Lemahnya indikator ekonomi AS memberi sinyal terakit laju pemulihan ekonomi AS yang tertahan, sehingga mendorong penurunan yield US Treasury yang kemudian mendorong pelemahan dolar AS," kata Josua Minggu (16/5).

Pelemahan dollar AS diperkirakan akan membantu penguatan rupiah. Josua memproyeksikan rentang rupiah besok di Rp 14.150 per dolar AS-Rp 14.250 per dolar AS.

[br]Ekonom Sucor Sekuritas Ahmad Mikail Zaini juga memproyeksikan rupiah berpotensi menguat karena yield US Treasury tertahan di level 1,6% dan membuat tekanan capital outflow di pasar keuangan dalam negeri terbatas.

Selain itu, rupiah berpotensi menguat jika data neraca perdagangan Indonesia per April surplus. Mikail memproyeksikan rupiah berada di rentang Rp 14.300 per dolar AS hingga Rp 14.350 per dolar AS.

Sementara, Sutopo memproyeksikan rupiah akan bermain di area Rp 14.270 per dolar AS-Rp 14.330 per dolar AS untuk Senin (17/5/2021).

Sementara dalam sepekan ke depan, rupiah cenderung melemah.

Editor
:
Sumber
: ktn

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Ini Dia Produk Varian Molto Yang Bisa Anda Dapatkan di Blibli

Ekonomi

Siapa Biang Kerok Rupiah, Hingga Terpuruk ke level Rp17.500...:

Ekonomi

Tekanan Global dan Pelemahan Rupiah Membebani Pasar Finansial Domestik

Ekonomi

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Ekonomi

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI

Ekonomi

Polwan Polda Sumut Laksanakan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Sumut, Dengan Humanis