MATATELINGA. Jakarta - Masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan menyiapkan Rp148,27 triliun anggaran untuk program perlindungan sosial.Hal ini guna mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi virus corona. Dengan besaran dana perlindungan sosial, pemerintah pun memberikan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat.Berikut fakta-fakta terkait pencairan anggaran bantuan sosial dalam program PEN yang telah kami rangkum, Sabtu (26/06/2021):
Baca Juga:Wali Kota Medan Tawarkan Potensi Aset Milik Pemko Medan ke KADIN Sumut1. Anggaran Ketahanan PanganSelanjutnya untuk program prioritas telah terealisasi Rp38,10 triliun atau 29,8% dari pagu Rp127,85 triliun dengan manfaat untuk padat karya KL kepada 699,1 ribu tenaga kerja, kemudian pariwisata mencakup KSPN, ekowisata serta pelatihan SDM."Anggaran tersebut juga untuk ketahanan pangan , ICT dan kawasan industri," kata Sri Mulyani.
2. BLT UMKMLalu untuk dukungan UMKM dan Korporasi pemerintah telah merealisasikan anggaran hingga Rp48,05 triliun atau 24,8% dari pagu Rp193,74 triliun. Program ini diberikan pemerintah untuk usaha mikro (BPUM) sebanyak 9,8 juta usaha, subsidi bunga penyaluran KUR sebesar Rp112,8 triliun untuk 3,1 juta debitur.Kemudian IJP UMKM untuk akumulasi KMK dijamin mencapai Rp15,25 triliun, IJP korporasi untuk akumulasi KMK dijamin mencapai Rp792,6 miliar, dan terakhir untuk penempatan dana pada bank dengan total penyaluran kredit sejak 2020 mencapai Rp380,05 triliun kepada 5,17 juta debitur.
3. Bansos Cair Rp64 TriliunMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan program perlindungan sosial sudah terealisasi Rp64,91 triliun atau 43,8% dari pagu Rp148,27 triliun. Realisasi ini telah memberikan manfaat PKH untuk 9,9 juta KPM, Kartu sembako untuk 15,93 juta KPM, Bantuan Sosial Tunai untuk 10 juta KPM.[br]"BLT Desa untuk 4,81 juta KPM, kartu pra kerja untuk 2,82 juta orang dan bantuan kuota internet untuk 27,67 juta peserta dan tenaga didik," kata Sri Mulyani.
4. Realisasi PEN 2021Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai 32,4% hingga 18 Juni 2021. Jumlah tersebut setara Rp226,63 triliun dari pagu anggaran PEN sebesar Rp699,43 triliun. (Mtc/Okz)