MATATELINGA. Jakarta - Harga minyak naik setelah aksi jual besar-besaran menyusul kekhawatiran semakin merebaknya penyebaran varian Delta COVID-19. Harga minyak dunia di New York Mercantile Exchange pada perdagangan Selasa ditutup naik.Sehari sebelumnya, Senin, patokan minyak mentah AS dan Brent masing-masing turun 2,6% dan 2,3%, karena para khawatir tentang prospek permintaan di tengah cepatnya penyebaran varian Delta COVID-19.Minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik USD1,59 atau 2,3% menjadi ditutup pada USD70,63 per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca Juga:Mulai Agustus 2021, Kemenag Hapus Surat NikahSementara, harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman September bertambah USD1,81 atau 2,7%, menjadi menetap di USD68,29 per barel.Pedagang menunggu data resmi tentang persediaan bahan bakar AS karena Administrasi Informasi Energi (EIA) akan merilis laporan status minyak mingguannya pada hari Rabu.[br]Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 600.000 barel dalam pasokan minyak mentah AS untuk minggu lalu. (Mtc/Okz)