Matatelinga - Jakarta, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku, dirinya memperkirakan pada akhir Juli 2014, PP tersebut sudah berjalan efektif. Pasalnya, persiapan holding ini sudah terencana sejak 2012 dan persiapan yang dibutuhkan sudah dilakukan seluruhnya."Pembentukan holding ini saya kira sama dengan perkebunan. Akhir Juli sudah bisa jalan. Saya kira efektif terbentuk di mana seskab tidak ada masalah dan semua mengatakan itu baik. Akan bentuk PP," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Senin (30/6/2014) malam.Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), meminta kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera menyelesaikan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai holding BUMN perkebunan dan perhutanan.Persiapan yang telah dituntaskan, kata Dahlan, seperti tujuan dan manfaatan dari holding tersebut, hingga melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kemenkeu sendiri telah telah mengajukannya ke Presiden SBY. "Sehingga kelihatannya ini akan segera terwujud," tambahnya.Mantan Dirut PLN ini juga mengatakan, dirinya telah meminta kepada Presiden SBY untuk menyampaikan kepada pemerintahan yang baru agar dapat menjalankan program holding perkebunan dan perhutanan BUMN."Bapak SBY akan menyambut presiden terpilih siapaun dengan sambutan terhormat dan bapak SBY akan membicarakan agenda-agenda yang masih akan dilakukan pemerintah sekarang dari pada menunggu tiga bulan lagi. Karena pembangunan harus terus berjalan tetapi akan dibicarakan dengan presiden yang terpilih," ujar dia.Dengan adanya agenda-agenda khusus yang harus tetap dilaksanakan oleh pemerintah baru, maka realisasi holding BUMN perkebunan dan perhutanan akan segera terwujud."Saya kira tidak ada alasan siapapun presiden yang terpilih untuk tidak menyetujui holding karena tujunnya baik, rasional, dan untuk memajukan bangsa ini. Dari pada kehilangan waktu 3-4 bulan, atau bahkan lebih bisa satu tahun dan dilakukan seperti ini," tutupnya.(Okz/mt)