Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sikapi Keputusan OPEC, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar

Sikapi Keputusan OPEC, Harga Minyak Dunia Bergerak Datar

- Kamis, 02 September 2021 07:30 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA. New York - Setelah OPEC dan sekutunya sepakat mempertahankan kebijakan untuk meningkatkan produksi minyak secara bertahap. Harga minyak dunia bergerak datar pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi Wib).

Meningkatnya infeksi virus corona dapat membatasi permintaan di Amerika Serikat dalam beberapa minggu mendatang, bersama dengan penurunan musiman setelah musim mengemudi musim panas berkurang.

"Peningkatan bensin terjadi saat Badai Tropis Henri menutup lalu lintas di Pantai Timur yang merupakan pukulan besar pada musim mengemudi di musim panas," kata Direktur Energi Berjangka Mizuho, Bob Yawger,

Baca Juga:Dampingi Menteri Luhut Binsar Pandjaitan di TSTH. ini Kata Gubernur Edyi Rahmayad

Namun, persediaan minyak mentah AS juga jatuh 7,2 juta barel pekan lalu menjadi 425,4 juta barel. Analis memperkirakan penurunan 3,1 juta barel.

Harga minyak mentah AS diperkirakan akan tetap di bawah tekanan karena produksi minyak dan gas lepas pantai di Teluk Meksiko secara bertahap pulih. Namun, beroperasinya kembali kilang-kilang di Louisiana yang ditutup oleh Badai Ida bisa memakan waktu berminggu-minggu.

[br]

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober turun tipis 4 sen menjadi USD71,59 per barel. Sedangkan Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober naik 9 sen menjadi USD68,59 dolar AS per barel.

Brent telah terjun ke level terendah ke level USD70,42 dolar AS per barel, Sementara WTI merosot ke posisi terendah USD67,12 per barel.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia, setuju mulai Juli guna menghapus rekor penurunan produksi dengan menambahkan 400.000 barel per hari (bph) per bulan ke pasar. Namun grup tersebut merevisi prospek permintaan 2022 dan menghadapi tekanan AS untuk meningkatkan produksi lebih cepat.

"Sementara dampak pandemi Covid-19 terus menimbulkan ketidakpastian, fundamental pasar telah menguat dan persediaan (negara-negara) OECD terus turun seiring percepatan pemulihan," kata OPEC+ dalam sebuah pernyataan, disadur oleh wartawan, Kamis (02/09/2021).

OPEC+ telah memenuhi target menghilangkan kelebihan minyak dari pasar global dan penting untuk menjaga keseimbangan pasar, kata negosiator utama Rusia, Alexander Novak.

Sementara itu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat stok bensin AS naik 1,3 juta barel pekan lalu. Hal ini di luar prediksi para analis yang memperkirakan penurunan 1,6 juta barel. (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Ekonomi

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU