MATATELINGA. Jakarta - Banyaknya pengangguran di tanah air, pemerintah kian terus galak mencari solusi untuk mengatasinya. Kali ini, pada semester II-2021, pemerintah menyiapkan anggaran tambahan Rp10 triliun dengan total kuota 2,8 juta peserta. Peserta yang belum mendaftar atau lolos Kartu Prakerja Gelombang 19, bisa mempersiapkan diri untuk pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 20.Bagi calon peserta Program Kartu Prakerja, dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftarkan diri. Pertama www.prakerja.go.id pada browser handphone atau komputer. Lalu siapkan nomor Kartu Keluarga (KK) serta Nomor Induk Kependudukan (NIK).Masukkan data diri dan ikuti petunjuk pada layar. Siapkan kertas dan alat tulis untuk mengikuti Tes Motivasi dan Kemampuan Dasar secara online.
Baca Juga:Kok Baru Sekarang! Harga Rapid Antigen Turun Menjadi Rp99 Ribu, Kemenkes Beberkan AlasannyaJika lolos pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 20, peserta akan mendapat bantuan pelatihan sebesar Rp2 juta, insentif pasca pelatihan sebesar Rp2,4 juta yang akan diberikan bertahap yakni Rp600 ribu 4 bulan. Kemudian dana insentif pengisian 3 survei dengan total Rp150 ribu.Selanjutnya, demi pemerataan, setiap KK dibatasi maksimal 2 anggota keluarga dan mereka yang sudah pernah menerima tidak dapat lagi menjadi penerima.Namun yang perlu diketahui, pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 baru dibuka di Agustus 2021. Artinya Kartu Prakerja Gelombang 20 ada kemungkinan bakal dilaksanakan pada September 2021 ini.[br]Pendaftar program Kartu Prakerja terbuka bagi semua WNI 18 tahun ke atas, baik pencari kerja, lulusan baru, korban PHK, karyawan maupun pelaku wirausaha namun tidak sedang mengikuti pendidikan formal.Selain itu, penerima Kartu Prakerja tidak boleh tercatat di DTKS Kemsos, bukan penerima BSU, BPUM, bukan TNI/Polri, ASN, Kepala Desa/Perangkat Desa, Komisaris BUMN/BUMD, Anggota DPR, dan atau DPRD. (Mtc/Okz)