Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pada Akhir Perdagangan, Harga Minyak Dunia Turun

Pada Akhir Perdagangan, Harga Minyak Dunia Turun

- Sabtu, 18 September 2021 08:30 WIB
GOOGLE
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Karena perusahaan-perusahaan energi di Teluk Meksiko AS memulai kembali produksinya setelah Badai Ida dan Nicholas berturut-turut melanda kawasan itu dan menutup kegiatan produksi. Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi Wib).

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam untuk minggu kedua berturut-turut meskipun jumlah unit lepas pantai di Teluk Meksiko tetap tidak berubah setelah Badai Ida menghantam pantai tersebut lebih dari dua minggu lalu.

Empat belas rig lepas pantai Teluk Meksiko ditutup dua minggu lalu karena badai Ida, kata perusahaan jasa energi Baker Hughes Co. Pekan lalu, empat rig lepas pantai kembali beroperasi.

Baca Juga:Nyaris Rp6.000 Triliun, BI Kembali Rilis Utang Luar Negeri Indonesia

Jumlah rig minyak dan gas, indikator awal produksi masa depan, naik sembilan menjadi 512 dalam seminggu yang berakhir 17 September, tertinggi sejak April 2020, kata Baker Hughes.

Dolar naik ke level tertinggi multi-minggu pada Jum'at (17/09/2021) membuat minyak mentah berdenominasi dolar lebih mahal bagi mereka yang menggunakan mata uang lainnya. Dolar mendapat dorongan dari data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis (16/9/2021).

Sentimen konsumen AS stabil pada awal September setelah jatuh bulan sebelumnya ke level terendah dalam hampir satu dekade, tetapi konsumen tetap khawatir tentang inflasi, sebuah survei menunjukkan pada Jum'at (17/09/2021).

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November turun 33 sen menjadi menetap di USD75,34 per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober terpangkas 64 sen menjadi ditutup pada USD71,97 per barel.

Untuk minggu ini, harga minyak Brent terangkat 3,3% dan minyak mentah AS menguat 3,2%, didukung oleh ketatnya pasokan karena pemadaman akibat badai.

[br]

Kemerosotan Jum'at (17/09/2021) mengikuti kenaikan lima sesi berturut-turut untuk Brent. Pada Rabu (15/09/2021), Brent mencapai level tertinggi sejak akhir Juli, dan minyak mentah AS mencapai level tertinggi sejak awal Agustus.

"Alasan harga minyak mencapai level tertinggi dalam beberapa hari terakhir jelas gangguan pasokan dan penarikan persediaan, jadi sekarang produksi minyak AS kembali, minyak seperti yang diperkirakan diperdagangkan lebih rendah," kata Analis Pasar Minyak Rystad Energy, Nishant Bhushan.

Ekspor minyak mentah Pesisir Teluk mengalir lagi setelah badai Nicholas dan Ida menghilangkan 26 juta barel produksi lepas pantai. Pengoperasian kembali berlanjut dengan sekitar 28% dari produksi minyak mentah Teluk Meksiko AS yang offline, Reuters melaporkan pada Kamis (16/09/2021). (Mtc/Okz)

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Ekonomi

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Ekonomi

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU