MATATELINGA. Jakarta â€" Sulitnya lapangan pekerjaan membuat pemerintah kian berfikir keras bagaimana mencari solusinya agar pengangguran ditanah air menurun. Salah satunya kartu prakerja dipilih menjadi salah satu solusi untuk mengatasi para calon pencari pekerjaan. Kali ini, kartu prakerja telah memasuki gelombang ke 23 dan telah kembali dibuka bulan ini. Dana anggaran program kartu prakerja untuk 2022 mencapai Rp11 triliun.Ada beberapa syarat yang perlu dicermati di antaranya Warga negara Indonesia (WNI), calon peserta berusia 18 tahun ke atas, calon peserta Kartu Prakerja tidak sedang menempuh pendidikan formal. Seperti disadur laman resmi Prakerja www.prakerja.go.id,Kemudian, calon peserta Kartu Prakerja sedang mencari kerja, pekerja/buruh terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil.
Baca Juga:Dukung Pariwisata Sumut, TPL Distribusikan 7.300 Unit Vaksin BoosterSelanjutnya, calon peserta bukan penerima bantuan sosial (bansos) lainnya selama pandemi Covid-19 dan dalam satu kartu keluarga (KK) hanya diperbolehkan maksimal dua NIK yang menjadi penerima Kartu Prakerja. Seperti dikutip dari Okezone, Rabu (02/02/2022).Jika lolos, maka peserta akan mendapatkan insentif dengan total Rp3,5 juta. Program ini untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia dengan cara memberikan pelatihan secara gratis serta bersertifikat. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang sangat berharap agar bisa lolos program tersebut.