Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Harga Emas Berjangka Makin Mahal, ini Biang Keroknya

Harga Emas Berjangka Makin Mahal, ini Biang Keroknya

Redaksi - Rabu, 23 Februari 2022 07:35 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Harga emas kembali bertengger di atas level psikologi USD1.900 karena meningkatnya ketegangan Rusia dan Barat atas Ukraina mendorong permintaan safe haven untuk logam mulia. Harga emas berjangka mencapai level tertinggi dalam hampir sembilan bulan pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi Wib).

Namun, tekanan inflasi telah menjadi pendorong utama kinerja emas selama beberapa minggu terakhir dalam tren gerakan menyamping hingga tren yang lebih tinggi dan kenaikan suku bunga mungkin tidak menutupi tren ini, kata Meger.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan risiko politik. Tetapi kenaikan suku bunga, terutama oleh Federal Reserve, cenderung meredupkan daya tarik emas, yang tidak membayar bunga.

Baca Juga:Komitmen Berantas Korupsi, KPK Gelar Rakor Dengan APH dan APIP

Analis mengaitkan sedikit kemunduran emas dengan beberapa aksi ambil untung. Analis Saxo Bank, Ole Hansen mengatakan ini "karena jelas pada titik ini ada peningkatan risiko premium yang dimasukkan ke dalam harga emas".

Emas menemukan dukungan tambahan karena Conference Board pada Selasa (22/02/2022) melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun ke 110,5 pada Februari dari 111,1 pada Januari.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 31,9 sen atau 1,33%, menjadi ditutup pada USD24,311 per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik USD9,2 atau 0,85% menjadi ditutup pada USD1.086 per ounce.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD7,6 atau 0,4%, menjadi ditutup pada USD1.907,40 per ounce. Ini merupakan penutupan tertinggi untuk kontrak emas teraktif sejak 2 Juni 2021.

[br]

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (21/02/2022) menandatangani dekrit yang mengakui kemerdekaan dua wilayah yang memproklamirkan diri di Donbass Ukraina timur sebagai "Republik Rakyat Lugansk (LPR)" dan "Republik Rakyat Donetsk (DPR)."

Indeks-indeks utama Wall Street juga merosot karena prospek sanksi Barat yang keras terhadap Rusia atas konfliknya dengan Ukraina membuat investor gelisah, sementara harga minyak mencapai level tertinggi sejak 2014. Seperti dikutip dari Okezone, Rabu (23/02/2022).

Pemerintahan Biden dapat mencabut Rusia dari sejumlah besar barang-barang buatan AS dan asing berteknologi rendah dan tinggi, orang-orang yang akrab dengan masalah itu mengatakan kepada Reuters, jika Rusia lebih lanjut menyerang Ukraina.

"Tidak mengherankan melihat emas didukung dengan baik di lingkungan ini mengingat peranan safe-haven tradisionalnya," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

PRSU Emas ke-50 Siap Digelar, Pj Sekdaprov Sumut Minta Seluruh OPD Totalitas Sukseskan Acara

Ekonomi

Satroni Toko, Rampok Menyaru Pembeli Larikan 50 Gram Emas

Ekonomi

Simak Perkembangan Harga Emas Pagi Ini

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs

Ekonomi

HBP ke-62, Rutan Kelas I Medan Wujudkan Pelayanan Prima melalui Apresiasi dan Aksi Sosial