MATATELINGA. New York - Dolar menguat karena ketegangan atas situasi Ukraina yang masih terus berlanjut. Kurs dolar AS melesat lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin.Dolar AS dibeli sebesar 114,88 yen Jepang, lebih rendah dari 115,59 yen Jepang pada sesi sebelumnya, sedangkan terhadap franc Swiss turun menjadi 0,9167 dari sebelumnya 0,9263 franc Swiss, dan selanjatnya turun menjadi 1,2690 dolar Kanada.“Pelaku pasar mulai memperhitungkan dampak sanksi yang diberikan Barat terhadap Rusia,” kata sejumlah analis, seperti dikutip dari Okezone, Selasa (01/03/2022).
Baca Juga:Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Polresta Deli Serdang Laksanakan Vaksinasi Massal dan Bagi SembakoAmerika Serikat bersama dengan Eropa dan sekutu lainnya, pada Sabtu (26/02/2022) mengeluarkan pernyataan bersama yang akan menghapus beberapa bank Rusia dari SWIFT (Society Worldwide Interbank Financial Telecommunication) atau sistem pembayaran yang digunakan untuk sebagian besar transaksi keuangan internasional, sebagai tanggapan atas operasi militer Moskow di Ukraina.Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama dunia naik sebesar 0,09% menjadi 96,7010.Pada akhir perdagangan di New York, kurs euro turun menjadi USD1,1226 dari USD1,1266 di sesi sebelumnya, dan nilai tukar pound Inggris naik menjadi USD1,3419 dari USD1,3410.Sementara dolar Australia naik menjadi USD0,7264 dari USD0,7232.