Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Kilau Emas Jadi Kilau Cemerlang ini Biang Keroknya

Kilau Emas Jadi Kilau Cemerlang ini Biang Keroknya

Redaksi - Selasa, 22 Maret 2022 08:20 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA. Jakarta - Karena pertempuran di Ukraina mendorong permintaan terhadap emas, sementara investor terus mengawasi pembicaraan damai Moskow-Kyiv, namun kenaikannya dibatasi menjelang pernyataan Ketua Federal Reserve Powell pada pertemuan ekonomi. Harga emas naik pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi Wib).

Pekan lalu, emas turun lebih dari 3,0 persen di tengah harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan dan kenaikan suku bunga AS.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan di National Association for Business Economics pada Senin (21/03/2022) bahwa inflasi "terlalu tinggi" dan memungkinkan kemungkinan bahwa Fed dapat menaikkan suku bunga lebih dari 25 basis poin pada 2022.

Baca Juga:PLN Siap Mendukung Rangkaian KTT G20 Digelar Pekan Ini

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Senin (21/03/2022) bahwa tujuan dari kebijakan moneter Fed adalah untuk mendapatkan tingkat kebijakan sampai netral secepat mungkin. Dia melihat total enam kenaikan suku bunga seperempat poin tahun ini dan dua lagi pada 2024 untuk mendekati netral.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan pada Senin (21/03/2022) bahwa dia terbuka untuk pengetatan kebijakan yang lebih agresif, sambil memperkirakan enam kenaikan suku bunga untuk tahun 2022.

Pasar menyiratkan peluang 50-50 untuk kenaikan setengah poin pada Mei dan peluang yang lebih besar lagi pada Juni.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, naik 0,2 dolar AS atau 0,01%, menjadi ditutup pada 1.929,50 dolar AS per ounce. Emas berjangka jatuh 13,9 dolar AS atau 0,72% menjadi 1.929,30 dolar AS pada Jum'at (18/03/2022).

[br]

Emas berjangka melonjak 34 dolar AS atau 1,78% menjadi 1.943,20 dolar AS pada Kamis (17/03/2022), setelah tergelincir 20,5 dolar AS atau 1,06% menjadi 1.909,20 dolar AS pada Rabu (16/03/2022), dan anjlok 31,1 dolar AS atau 1,59% menjadi 1.929,70 dolar AS pada Selasa (15/03/2022).

"Eskalasi lain di sekitar Ukraina akan mendorong aliran safe-haven yang signifikan ke emas, bahkan lindung nilai inflasi bergerak jika kita melihat sanksi yang memicu lonjakan komoditas lain," kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA. Seperti dikutip dari Okezone, Selasa (22/03/2022).

Rusia dan Ukraina hampir mencapai kesepakatan tentang isu-isu "kritis", menteri luar negeri Turki mengatakan pada Minggu (20/3/2022), tetapi permintaan untuk aset-aset berisiko mundur dan harga minyak naik karena pertempuran berlanjut.

Sementara desas-desus potensi kompromi selama akhir pekan membawa harga emas turun dari tertinggi mereka, "landasan peluncuran berikutnya untuk emas akan menjadi area 1.900 dolar AS," kata Rob Lutts, kepala investasi di Cabot Wealth Management.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Ekonomi

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Ekonomi

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Ekonomi

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Ekonomi

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI