MATATELINGA. Jakarta - IHSG hari ini akan bergerak di rentang 6.538- 6.762. Di tengah Bursa Amerika Serikat yang tutup merayakan Independence Day. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menguat.Disisi lain, sentimen negatif yang sangat perlu diwaspadai berasal dari mulai kembali dinaikkannya Level PPKM di Jabodetabek menjadi level 2 serta turunnya harga komoditas seperti CPO yang kembali jatuh tajam di hari kedua sebesar -7.83% (sehingga selama 2 hari harga CPO turun tajam sebesar -11.9%) serta turunnya harga Emas sebesar -0.25% di tengah semakin melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar mendekati level 15,000.Edwin Sebayang selaku kepala Riset MNC Sekuritas, mengatakan, tekanan jual di IHSG berpeluang melandai setelah sebelumnya selama 6 hari turun cukup tajam sebesar 5,81%.
Baca Juga:Isak Tangis Keluarga Dan WBP Pecah Pasca Lapas Pemuda Klas III Langkat Kembali Buka Layanan Kunjungan Tatap Muka"Tekanan jual di Bursa Indonesia Selasa ini berpeluang cooling down alias melandai setelah sebelumnya selama 6 hari IHSG turun cukup tajam sebesar 5,81% sehingga penguatan IHSG tersisa hanya 0,88% YTD mendekati level awal tahun 2022," ungkap Edwin seperti dikutip dari Okezone, Selasa (05/07/2022).Menurut Edwin, tetap akan ada angin segar datang dari penguatan harga beberapa komoditas seperti: Coal +4.34%, Oil +2.03%, Nikel +3.7% dan Timah +0.75%.
Saham-saham rekomendasi MNC Sekuritas yang dapat menjadi pilihan di antaranya:ADMR 1,600 - 1,76OTBIG 2,800 - 3,100UNTR 25,200 - 27,850SILO 960 - 1,065ELSA 270 - 300[br]
Saham rekomendasi Buy:ADMRTBIGUNTRSILOELSAINCOADROITMG.
Saham rekomendasi Sell:AALILSIP