MATATELINGA, Jakarta- Pada perdagangan Selasa (26/7/2022) pukul 06:08 WIB, harga emas dunia di pasarspotberada di US$ 1.717,88 per troy ons. Harga emas melandai 0,05%. Sehingga, sinar emas memudar dan melemah
Dalam sepekan, harga emas masih menguat 0,4% secarapoint to point.Dalam sebulan, harga emas sudah amblas 5,8% sementara dalam setahun merosot 4,4%.
Baca Juga:Hari Ini Indeks Harga Saham Gabungan Berpotensi Menguat ke 6.901, Berikut Saham Rekomendasinya!
Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif emas yang sudah berlangsung sejak kemarin. Pada perdagangan kemarin, emas juga ditutup melemah0,44% ke posisi US$ 1.718,78 per troy ons.
Analis dari RJO Futures Daniel Pavilonis mengatakan pelemahan emas tidak terhindarkan menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu-Kamis pekan ini. "Emas biasanya memang melemah menjelang rapat The Fed. Itu adalah hal yang normal," tutur Pavilonis, kepadaReuters.
[br]
Sementara itu, analisExinityHan Tan mengatakan emas masih berpotensi untuk menguat jika The Fed mengecewakan pasar. Namun, kebijakan The Fed yang akan memerangi inflasi secara agresif juga bisa membatasi prospek penguatan emas.
Pelaku pasar berekspektasi The Fed akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 bps pada pekan ini.
"Sepanjang The Fed tetap konsisten untuk memerangi inflasi, maka peluang emas untuk naik secara signifikan menjadi langka," tutur Han Tab, kepadaReuters.