Matatelinga - Malaysia, Perusahaan mencatat kinerja terburuk kuartalan dalam dua tahun pada periode Januari-Maret karena biaya operasional yang tinggi. MAS akan mengumumkan pendapatan April-Juni pada Agustus 20. Para analis mengatakan kinerja kuartalan ini akan menjadi yang terlemah karena pembatalan penerbangan setelah hilangnya MH370.Saham Malaysia Airline System (MAS) sempat naik mencapai 10,4 persen, setelah perushaan penyehatan milik Malaysia, Khazanah Nasional, mengatakan akan menghargai saham Malaysia Airlines yang dilepas ke pasar. Transaksi tersebut diperkirakan mencapai 1,4 miliar ringgit atau sekir USD435 juta.Kebijakan ini dilakukan guna mengambil alih maskapai bermasalah tersebut. Melansir CNBC, Saham MAS diperdagangkan 26 sen per saham pada awal pekan ini. Naik 8,3 persen dibandingkan pada akhir pekan kemarin di 24 sen. Sahamnya menduduki puncak daftar saham paling aktif di bursa Malaysia. Jika hal ini terjadi, maka Khazanah akan memiliki 69,37 persen saham MAS. Maskapai milik Negara ini mengalami masa sulit, sejak hilangnya Flight MH370 pada 8 Maret. Kerugian diperparah ketika MH17 ditembak jatuh di atas Ukraina, dan menewaskan semua 298 orang di dalamnya pada 17 Juli. "Berdasarkan kajian kami, ini adalah kesempatan yang baik bagi para pemegang saham untuk menjual sahamnya. Berdasarkan perkiraan kami, MAS akan tetap merugi selama beberapa tahun ke depan, berdasarkan yield yang lemah dan harga bahan bakar jet yang tinggi," tulis MIDF dalam sebuah catatan.Khazanah, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Najib Razak, mengatakan akan memberikan rincian lebih lanjut dari restrukturisasi tersebut, dan direncanakan akan selesai pada akhir Agustus setelah memperoleh persetujuan dari pemegang saham. (Mt/Okz)