Matatelinga - Jakarta, Pefindo menilai, peringkat tersebut mencerminkan potensi peningkatan produktivitas dalam jangka menengah, manajemen perkebunan yang baik, dan kuatnya permintaan domestik terhadap minyak kelapa sawit.PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat PT BW Plantation Tbk (BWPT) dan obligasi I-2010 tetap berada di idBBB+. Sementara prospek peringkat perusahaan tersebut adalah stabil."Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh struktur modal perusahaan yang agresif, struktur biaya yang relatif tinggi pada jangka pendek hingga menengah, dan eksposur terhadap cuaca buruk," jelas Pefindo dalam keterangan tertulisnya.Sekadar informasi, BWPT memiliki 69.706 ha area tertanam kelapa sawit dan 18.520 ha area yang belum ditanami pada akhir Maret. BWPT memiliki tiga pabrik pengolahan kelapa sati yang terletak di Kalimantan Tengah dan Timur. Adapun pemegang saham perseroan, terdiri dari PT BW Investindo sebesar 35,1 persen, Credit Suisse AG SG Branch S/A Matacuna Group sebesar 12,5 persen, Credit Suisse AG SG Branch S/A Pegasus CP One sebesar 9,1 persen, Barclays Bank PLC-Ks sebesar 7,1 persen, JP MOragan Chase Bank NA RE Non-Treaty 6 persen, dan publik sebesar 30,2 persen.(M t/Okz)