MATATELINGA. Jakarta - Di awal perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada level 7.129. IHSG berada di zona merah dengan melemah 0,43%.Padahal, IHSG sempat naik ditengah mulai merangkak naiknya yield obligasi AS segala tenor serta kembali mulai terdepresiasinya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar mendekati level 14,800-an.Di sisi lain, harga komoditas yang terus membara yakni batubara yang kembali naik cukup tajam sebesar 6,56% menuju level USD450, bahkan mungkin bisa menuju USD500 di waktu musim dingin nanti sehingga tidak berlebihan jika investor bisa menambah bobot saham berbasis Coal.
Baca Juga:Gelar Pawai Pembangunan 2022, Edy Rahmayadi : Semoga Jadi Penyemangat KitaMayoritas indeks melemah, seperti LQ45 turun 0,62% menjadi 1.012, IDX30 melemah 0,69% menjadi 538,68 dan IDX80 melemah 0,51% menjadi 143,43. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (18/08/2022).Sebelumnya, Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG akan dibayangi kombinasi dari selama market Indonesia libur merayakan Hari Kemerdekaan, kondisi bursa global dan harga komoditas kurang kondusif."Mulai dari jatuhnya harga Oil, Nikel dan Gold ditengah kembali jatuhnya EIDO, padahal IHSG di hari Selasa ditutup naik," ungkap Edwin dalam risetnya.