MATATELINGA, Binjai : Pasca naiknya harga BBM seperti yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) 3 september 2022, penjual pertalite eceran juga turut serta menaikkan harga dagangannya.
Semula pertalite eceran yang dikemas dalam botol air mineral dijual seharga Rp 10.000 per liter, kali ini ditingkatkan menjadi Rp 12.000 per liter.
Elisabeth pemilik kios BBM eceran yang berlokasi di jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Binjai, mengatakan terpaksa harus ikut merubah tarif dagangannya.
Dirinya mengaku sempat bingung menetapkan harga, sebab jika terlampau tinggi akan membebani para pengendara, begitu pun sebaliknya usaha akan merugi jika tidak ikutan naik harga.
"Sekarang modalnya aja Rp 10.000 per liter, saya jual Rp 12.000, hanya ambil untung Rp 2000 setiap liternya. Karena disana naik harga, saya juga ikut naik," ujar Elisa, Sabtu (4/9) pagi.
Sebelum kenaikan harga, wanita paruhbaya tersebut mendapat keuntungan Rp 2.350 perliternya, dengan belanja modal pertalite Rp 7.650 per liter.
Berbeda dengan Elisabeth, pemilik kios tambal ban sekaligus penjual BBM eceran diseputar lapangan asrama 121 , mengatakan dirinya menjual pertalite seharga Rp 11.000 per liter.
Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan dia akan setarakan harga seperti pengecer lain, yaitu Rp 12.000."Pertalite yang ini stok kemarin maka saya jual Rp 11.000 saja per liter, bisa saja besok saya jual Rp 12.000," tutur Mangunsong. (dyka.p)