MATATELINGA, Jakarta: Karena, kenaikan tajam sesi sebelumnya dolar AS yang lebih kuat membuatlogam kuning kurang menarik bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Hargaemas pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (7/9/2022) melemah.
Kontrakemas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange,jatuh USD9,70 atau 0,56%, menjadi ditutup pada USD1.712,90 per ounce.
Kemudian,untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 2,7 sen atau0,15%, menjadi ditutup pada USD17,908.
Platinumuntuk pengiriman Oktober naik USD15,6 atau 1,91%, menjadi ditutup padaUSD833,90 per ounce. Seperti dilansir Antara
Diketahui,reli indeks dolar tampak berlanjut ketika para pedagang menunggu rincian lebihlanjut tentang jalur kebijakan moneter AS dan ekspektasi kenaikan suku bungalebih lanjut oleh Federal Reserve membuat dolar didukung di sekitar tertinggi20 tahun.
[br]
Indeksdolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik0,35% menjadi 110,2140.
Kenaikansuku bunga telah sangat membebani harga emas tahun ini, karena para pedagangmencari hasil yang lebih baik dari dolar dan obligasi pemerintah.
TheFed juga secara luas diperkirakan akan mempertahankan laju kenaikan suku bungabulan ini.
Adapunpasar juga menunggu keputusan suku bunga dari bank sentral Kanada dan BankSentral Eropa.
Institutefor Supply Management (ISM) melaporkan indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasaAS tercatat di 56,9% pada Agustus, naik 0,2 poin persentase dari 56,7% pada Juli.
PMIjasa-jasa AS dari Global S&P turun menjadi 43,7 pada Agustus dari 47,3 padaJuli, di bawah pembacaan awal 44,1 dan level terendah sejak Mei 2020.