MATATELINGA, Jakarta - Dalam sepekan IHSG mengalami kenaikan 0,91% pada level 7.242,656 dari posisi 7.177,179 pada penutupan pekan yang lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada Jum'at lalu.Adapun saham-saham yang menjadi penggerak seperti saham batu bara di Jumat lalu diprediksi membuat IHSG menguat di pekan depan. Technical Analyst PT Kanaka Hita Solvera, William Wibowo menyatakan bahwa memang pergerakan IHSG dalam sepekan bergerak sideways di rentang 7.350 - 7.150an.Secara teknikal untuk PTBA, lanjut William, support bisa di 4.240 dan resisten di 4.550. Dengan range yang cukup lebar, peluang di Senin besok ada kenaikan lagi.
Baca Juga:Brent Dibanderol USD92/Barel, Harga MinyakNaik Hingga 4% Pada Akhir Perdagangan"Itu bisa dimanfaatkan untuk trading jangka pendek, selama pergerakan masih terbatas, masih menguji resisten 4.050," katanya.Sedangkan untuk ADRO, selama harga tidak break out support 3.750 masih ada kenaikan harga sejak Agustus lalu, untuk resisten ada di level tertinggi terdekat 4.160.Selain itu ada ITMG yang juga menguat Jum'at lalu, William mengatakan ada peluang cukup besar harganya bisa menguji level tertinggi 47.000 untuk level terdekat. Sedangkan support ada di 40.775 dan resisten ada di 40.600."Saham-saham batu bara saya perhatikan ini cukup dinamis ya, ada yang tekanan namun juga ada yang cukup stabil kalau kita lihat trennya masih bagus, masih uptrend seperti Adaro dan juga PTBA," jelas William, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (11/09/2022).Dengan demikian, saham tersebut masih bisa entry atau masuk, mengingat harga masih di fase uptrend dan belum ada informasi kalau uptrend batal.[br]Dari segi harga, William menyampaikan untuk pergerakan IHSG ini cukup menarik mengingat ada kenaikan harga BBM tapi harga IHSG masih tetap stabil. Kemudian ada tekanan dari indeks asing seperti Dow Jones di Wall Street dan IHSG tetap stabil."Saya pikir ini menunjukkan betapa kuatnya fundamental ekonomi kita ya dan juga seandainya kalau Jumat ini market juga mengalami tekanan tapi saya pikir ini juga wajar mengingat IHSG selama sepekan ini IHSG cukup stabil penguatannya," jelas William.