MATATELINGA, Jakarta : Pada hari ini, indeks saham akan berada di rentang 7.121 - 7.258. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sulit untuk bangkit alias masih berpeluang tertekan pada sepanjang perdagangan.
Rinciannya, indeks Dow Jones Wall Street turun pada Jumat lalu sebesar 0,45%, sehingga selama 1 minggu lalu DJIA turun 4,81% dan YTD turun 15,75%, dan EIDO turun 1,94%.
Selain itu, turunnya harga beberapa komoditas seperti CPO 2,78%, Coal 2,28% dan Timah 1,73% di tengah aksi menunggu keputusan kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan sekitar 75 bps-100 bps dan Bank Indonesia juga diperkirakan kembali menaikan 7DRR sebesar 25 bps pada 21-22 September 2022.
Baca Juga:Pemda Serdang Bedagai Dukung Penuh Program Transformasi PLNPenasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, setelah selama seminggu lalu IHSG turun sebesar 1,02% disertai net sell investor asing sebesar Rp1,59 triliun, di awal perdagangan minggu ini IHSG bakal melemah.
"Di awal perdagangan minggu ini, Senin, IHSG diperkirakan sulit untuk bangkit alias masih berpeluang tertekan seiring kombinasi kembali turunnya Indeks DJIA Jumat lalu," ujar Edwin dalam risetnya, seperti dikutip dari Okezone, Senin (19/09/2022).
Saham-saham rekomendasi Edwin Sebayang yang dapat menjadi pilihan di antaranya:
[br]
- PTPP 1.010 - 1.110
- MTEL 745 - 825
- JPFA 1.440 - 1.600
- SMGR 6.550 - 7.225
- SMRA 685 - 760
Saham rekomendasi Buy:
INTP
WIKA
INDF
WSKT
MIKA
SMGR
SMRA
PTPP
MTEL
JPFA