MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, pada akhir perdagangan Jum'at (11/11/2022) harga emas dunia melonjak dipicu inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan.Akan hal tersebut, dalam upayanya untuk mengendalikan inflasi, The Fed telah menambahkan 375 basis poin ke suku bunga sejak Maret melalui enam kenaikan suku bunga.The Fed, yang mengeksekusi empat kenaikan suku bunga jumbo berturut-turut sebesar 75 basis poin dari Juni hingga November, sedang mempertimbangkan kenaikan 50 basis poin pada Desember.
Baca Juga:Dirut PUD Pasar Dorong Pedagang Gunakan Pembayaran Non-TunaiIndeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah mundur, karena kenaikan yang lebih kecil dari perkiraan dalam data inflasi AS.Data tersebut juga memicu harapan bahwa Federal Reserve dapat menurun ke kecepatan kenaikan 0,5 poin pada Desember.Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, melonjak USD40 atau 2,33% menjadi ditutup pada USD1.753,70 per ounce. Seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (11/11/2022).Harga emas ditutup pada penyelesaian tertinggi sejak 25 Agustus setelah mencapai tertinggi sesi di USD1.757,20.[br]Kemudian, harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 37,5 sen atau 1,76%, menjadi ditutup pada USD21,702 per ounce.Platinum untuk pengiriman Januari melonjak USD57,7 atau 5,79%, menjadi ditutup pada USD1.055 per ounce.