Matatelinga - Jakarta, Penduduk di St Louis bukanlah seorang ekonom atau Gubernur Bank Sentral. Dia adalah seorang berumur 57 tahun yang menganggur, walaupun dirinya telah mempelajari ilmu Green Technology namun masih belum menemukan pekerjaan.Round berada di antara sekelompok aktivis yang berkumpul di sela-sela simposium tahunan Fed dengan mengenakan baju hijau bertuliskan "What Recovery?" di bagian depan dan sebuah grafik yang bergambar pertumbuhan upah AS lamban di bagian belakang.Reginald Rounds menghadiri konferensi tingkat tinggi Federal Reserve (Fed). Dirinya menikmati untuk bertemu Pejabat nomor Dua tertinggi dari Bank Sentral AS tersebut."Dari kawasan dunia yang saya tinggali, tidak ada pemulihan, Kita perlu dorongan, kita perlu mulai melompat," ujar Rounds mengutip Reuters, Jakarta, Senin (25/8/2014).Sepuluh aktivis, sebagian besar dari mereka adalah pengangguran dan mencari pekerjaan, dikirim sebagai utusan untuk koalisi kelompok advokasi yang telah meluncurkan kampanye yang tidak biasa dari kiri untuk menekan bank sentral AS agar mempertahankan kebijakan moneter yang mudah.Koalisi, yang terdiri dari lebih dari 70 organisasi, merilis sebuah surat terbuka kepada pejabat Fed awal pekan ini mendesak mereka untuk menunda kenaikan suku bunga sampai upah naik lebih cepat.Sementara dalam jumlah kecil tersebut, para aktivis berhasil mendapatkan banyak waktu bertatap muka dengan para pejabat senior. Mereka berbicara dengan tuan rumah konferensi, Presiden Kansas City Federal Reserve Bank Esther George, selama dua jam.Pada hari Jumat, Wakil Ketua Fed Stanley Fischer melangkah keluar dari konferensi untuk menghabiskan sepuluh menit untuk mendengarkan penderitaan mereka.(Mt/Okz)