MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, selama periode 28 November sampai dengan 2 Desember 2022. Perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami beberapa perubahan yang variatif, di tengah koreksi mingguan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,02%.Pada penutupan pekan sebelumnya, untuk pergerakan IHSG mengalami tekanan 0,48% dalam sepekan di level 7.019,639 dari 7.053,150.
Nah, berikut empat fakta IHSG sepekan yang dirangkum, seperti dikutip dari Okezone, Minggu (04/12/2022).Baca Juga:Musa Rajekshah Kembali Terpilih Jadi Ketum IKA UISU Secara Aklamasi1. Nilai Kapitalisasi Pasar Naik 0,30%Kapitalisasi pasar Bursa juga mengalami kenaikan 0,30% menjadi Rp9.512,969 triliun dari Rp9.484,633 triliun pada pekan sebelumnya.
2. Rata-Rata Frekuensi Transaksi Bursa Naik 13,36%Peningkatan juga terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa, yaitu sebesar 13,36% menjadi 1.205.337 transaksi selama sepekan dari 1.063.305 transaksi pada sepekan sebelumnya.[br]
3. Volume Transaksi Harian Naik 75,18%Peningkatan tertinggi selama sepekan terjadi pada rata-rata volume transaksi Bursa sebesar 75,18% menjadi 31,506 miliar saham. Angka ini jauh lebih tinggi dari 7,985 miliar saham pada penutupan pekan lalu.
4. Nilai Transaksi Harian Naik 68,46%Rata-rata nilai transaksi harian Bursa meningkat 68,46% menjadi Rp17,522 triliun dari Rp10,401 triliun pada sepekan sebelumnya.Sementara, investor asing pada Jum'at (02/12/2022) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,63 triliun (all market). Sedangkan dalam lima hari terakhir, asing mencatatkan net-buy di seluruh pasar mencapai Rp885,68 miliar.