MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung menguat di kisaran 6.740 hingga 6.926. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpeluang rebound.Kondisi ini pada dasarnya tidak mengubah tren IHSG yang masih bullish, hanya saja memakan waktu dengan adanya faktor nilai transaksi yang menipis. Sebelumnya IHSG melemah sebesar -32,49 poin (-0.48%) menuju 6779,69 pada perdagangan hari Senin 19 Desember 2022.Sebanyak 189 saham menguat, 349 saham menurun, dan 170 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 10.604T (all market). Nilai transaksi mengalami penurunan dibanding nilai transaksi sebelumnya.
Baca Juga:Buka Raker GPMB Sumut, Nawal Lubis: Sarana Strategis Pencapaian Tujuan OrganisasiPengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project William Hartanto mengatakan, secara teknikal, indikator MACD semakin memperlihatkan potensi IHSG untuk bullish, belum membentuk golden cross namun mengarah pada kondisi tersebut namun sudah mendekati."Nilai transaksi IHSG semakin menipis, dan ini tidak bisa dikatakan sebagai bentuk kepanikan pasar, karena tidak ada sentimen yang membuat panik sama sekali," tulis William dalam analisisnya, seperti dikutip dari Okezone, Selasa (20/12/2022).Namun jika nilai transaksi ini terus berlanjut, maka anggapan bahwa window dressing akhir tahun tidak jadi, menjadi semakin kuat."Menurut perkiraan kami, IHSG hanya berakhir menjadi sideways saja dengan kondisi penutupan akhir tahun di bawah 7.100," kata dia.[br]
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.RAFI, buy, support 139, resistance 173.ERAA, buy, support 390, resistance 418.